SELATPANJANG, GORIAU.COM - Ratusan hektar lahan perkebunan milik PT Nasional Sagu Prima (PT NSP) di Kepau Baru Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dikabarkan terbakar. Tidak hanya itu, akibat kebakaran ini, sekitar 200 Hektar lebih lahan perkebunan milik masyarakat sekitar juga ikut terbakar.

Informasi ini disampaikan Camat Tebing Tinggi Timur, Helfandri SE MSi, ketika dihubungi GoRiau.com, Minggu (2/2/2014) pagi.

"Iya sedang terjadi kebakaran lahan perkebunan di Kepau Baru," kata Helfandi.

Namun Helfandi tidak bisa memastikan berapa hektar lahan yang terjadi kebakaran itu. Menurutnya pula, saat ini sedang tahap pendataan, sudah dua hari petugas ke lapangan.

Helfandi mengaku Ia mendapat kabar terjadinya kebakaran lahan perkebunan PT NSP itu pada tanggal 29 Februari 2014 lalu, usai menggelar puncak acara festival sagu dalam rangka memeriahkan HUT ke 3 Tebing Tinggi Timur dan ke 5 Kepulauan Meranti.

Disampaikannya pula, saat ini sudah ada penanganan dari pihak kecamatan, Damkar, Satpol PP, kehutanan, semua sudah di lapangan.

Sementara itu, menurut Kadishut Kepulauan Meranti Murod, sampai saat ini api masih membesar di lahan perkebunan yang terbakar. Hal ini menyulitkan pihaknya untuk melakukan identifikasi berapa luasan lahan perkebunan milik PT NSP yang terbakar.

"Kita belum memiliki data pasti, api masih membesar sehingga kita kesulitan melakukan identitifikasi. Tapi laporan yang kita terima, akibat kebakaran ini, kebun masyarakat habis sekitar 200 hektar lebih," kata Murod.

Kemudian Ia menambahkan, kebakaran tidak hanya terjadi di Tebing Tinggi Timur, tetapi juga di Rangsang. Masyarakat dengan PT SRL dan beberapa tim sedang menangani kebakaran di Rangsang, sementara Kehutanan Meranti dan masyarakat serta beberapa tim terkait fokus ke PT NSP.(zal)