SELATPANJANG, GORIAU.COM - Di Kabupaten Kepulauan Meranti selain masih banyak yang miskin, juga masih banyak yang gagap teknologi (Gaptek). Ini terlihat ketika POLRI membuka peluang untuk brigadir baru tahun 2014, ramai dari pelamar kurang mengerti tentang internet sehingga pendaftaran secara online sangat sulit mereka lakukan.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi ketika berbincang-bincang dengan wartawan di ruang kerjanya, Kamis (10/4/2014) siang. Ia mengaku kaget karena masih banyak anak-anak yang ingin mendaftarkan ke Brigadir baru itu kurang mengerti internet. Padahal semua informasi maupun pendaftaran sebenarnya sudah bisa secara online.Menanggapi kurangnya pemahaman anak-anak di Meranti tentang internet ini, Kabid Kominfo Dishubkominfo Kepulauan Meranti Azwan, ketika ditemui di kantornya Jumat (11/4/2014) mengatakan bahwa kalau saat ini anak-anak masih gaptek, itu artinya sudah sangat tertinggal jauh."Kalau memang masih ada yang kurang tahu tentang internet itu sudah sangat jauh ketinggalan," katanya menjawab wartawan.Untuk itu, disampaikan Azwan lagi, sebenarnya dibutuhkan pemimpin di suatu daerah maupun kepala sekolah yang kreatifitas, bagaimana memberikan pemahaman internet (IT) kepada siswa/i sekolah. Sebab I sudah mempraktik hal serupa di Sungai Tohor beberapa tahun silam, dan hingga hari ini semua administrasi di Sungai Tohor sudah menggunakan komputerisasi."Di Sungai Tohor saja saya terapkan dan alhamdulillah sekarang ini semua administrasi atau surat menyurat di sana sudah menggunakan komputer. Tentu hal ini juga bisa diterapkan di tempat lain, ditambah lagi biasanya Dinas Pendidikan setempat akan membantu seperti laptop dan sebagainya. Tinggal lagi kreatifitas kepala sekolah lah yang sangat dituntut," ujarnya lagi.(zal)