
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Nasib menyedihkan harus dirasakan sebagian besar warga yang berdomisili di Kecamatan yang letaknya paling ujung Indragiri Hilir (Inhil), yaitu Kecamatan Teluk Belengkong, pasalnya, sudah infrastruktur tidak tersedia, lewat jalur airpun tidak bisa karena sungai atau kanal yang biasanya menjadi alternatif sudah semakin dangkal.
Biasanya, bagi warga yang tinggal di desa-desa, untuk bisa keluar desa menuju ibu kota kecamatan, mereka menggunakan speedboad, namun karena semakin hari semakin dangkal, ditambah lagi kanal yang mereka lewati dipenuhi tumbuhan air seperti eceng gondok, membuat warga menghabiskan waktu berjam-jam berada di perairan itu.
Seperti yang diutarakan Camat Teluk Belengkong, Marlis Syarif saat menyampaikan permasalahan yang terjadi di kecamatan, ia menjelaskan bahwa, tidak adanya infrastruktur di kecamatan yang dipimpinnya merupakan masalah utama yang terjadi.
''Biasanya warga kita menggunakan transportasi air, tapi sekarang sudah semakin dangkal. Sehinga memerlukan waktu berjam-jam untuk bisa menembus keluar dari desa,'' jelas Marlis.
Selain masalah infrastruktur yang sudah urgent, dikatakan Marlis pula, tidak adanya PLN di Teluk Belengkong juga menjadi permasalahan yang mendesak.
''Ditambah lagi kita tidak punya satupun sekolah negeri untuk tingkat SLTA Pak,'' ujar Marlis.
Ia juga menambahkan, warga Teluk Belengkong merasa iri dengan kecamatan lain. Dimana, setiap kecamatan sudah merata memiliki lembaga perbankan seperti Bank, sehingga dapat menabung, namun di Teluk Belengkong, dikatakannya, jangankan Bank, kantor Pos saja tidak ada.
''Biasanya untuk mengirim atau mengambil uang, masyarakat harus turun ke Guntung Kecamatan Kateman,'' tambahnya.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil, H Alimuddin RM mengatakan Infrastruktur secara merata memang menjadi masalah yang terjadi disemua kecamatan, dan untuk menyikapi hal itu, pada tahun 2015 mendatang, infrastruktur di kecamatan akan lebih diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil.
''Ini sudah kita fikirkan, di 2015 akan lebih kita maksimalkan pembangunan infrastruktur di kecamatan,'' jelas Alimuddin.(ayu)