
BAGANSIAPI-API, GORIAU.COM - Ada-ada saja ulah orang yang ingin mengacaukan pelaksanaan Pemilihan Gubernur Riau 2013. Meski semua pasangan calon Gubernur sudah mengikrarkan Pilgubri aman dan berkualitas, namun tidak untuk Rokan Hilir (Rohil), seperti yang dialami tim sukses Herman Abdullah - Agus Widayat. Daerah ini, timses nomor urut satu ini diteror dan diintimidasi.
Tim relawan pemenangan Herman Abdullah - Agus Widayat Desa Ujung Tanjung Rokan Hilir mengaku, banyak menerima intervensi, intimidasi hingga teror. meski demikian, kondisi ini justru membuat mereka, semakin bersatu padu, untuk memenangkan pasangan nomor urut satu.
Memasuki kawasan zona dua, yakni kabupaten Rokan Hilir pada hari kelima, massa kampanye pasangan Herman Abdullah - Agus Widayat, sedikit geram. pasalnya, kampanye di Rokan Hilir, tidak bisa maksimal dan bebas. seperti yang terlihat saat pelaksanaan kampanye dialogis di posko pemenangan HA, yang hanya dihadiri oleh puluhan warga saja.
Meski negara indonesia menganut sistem demokrasi, namun tetap saja ada sebagian pemimpin yang bersikap otoriter.
Ketua tim relawan pemenangan HA Desa Ujung Tanjung, Abdul Halim, mengatakan, kondisi di Rokan Hilir memprihatinkan dan mencekam. karena banyaknya tekanan dan teror, yang ditujukan kepada tim sukses HA dan masyarakat Rokan Hilir.
Menanggapi kondisi ini, Calon Gubernur Riau, Herman Abdullah mengatakan, masyarakat Rokan Hilir, harus berani dan tidak boleh takut dengan intimidasi yang terjadi. Pilihlah calon pemimpin yang amanah, bukan yang bersikap otoriter.
Herman Abdullah berharap agar masyarakat Rokan Hilir bisa menggunakan akal sehat dan hak suaranya dengan bebas, tanpa dihantui rasa takut. (rls)