
PEKANBARU, GORIAU.COM - Mendengar kata 'Si Jupe', Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI langsung mengutarakan pikirannya pada dua hal. Yakni, tentang klub sepakbola yang ada di Italia dan artis sensasional, Julia Perez atau yang lebih dikenal dengan Jupe.
"Ya, bisa saja yang memberikan nama tersebut pecinta Juventus atau memang suka sama Si Jupe-nya," ungkap Nasrullah di Pekanbaru, Jumat (23/8/2013).
Namun, Si Jupe ini berbeda dengan yang lainnya. Sebab, Si Jupe yang dimaksud merupakan jargon dari Sindikat Jurnalis Pemantau Pemilu. Sifatnya, hanya berbentuk forum diskusi yang lebih fokus dalam memantau Pemilu, baik Pemilukada maupun Pilpres dan Pileg tahun 2014 mendatang.
Si Jupe lahir dari sebuah pemikiran wartawan dan telah mendapatkan arahan dari Bawaslu RI pada saat Pelatihan Pengawasan Pemilu yang berlangsung dua hari kemaren. Bawaslu RI menilai, sangat dibutuhkannya sebuah organisasi jurnalis yang lebih fokus memantau jalannya Pemilu di suatu daerah. "Sebab, media memiliki kekuatan untuk mengawal jalannya Pemilu," jelas Nasrullah.
Untuk menghidupkan forum ini, peserta dari kalangan media massa sepakat untuk memilih tiga orang sebagai koordinator. Yakni, Syahrul Muklis dari Riau Pos, Safrizal dari Haluan Riau dan Nini dari Pekanbaru Pos. Penunjukan ketiga orang tersebut bukan tak berdasar. Peserta menilai, mereka mampu mengemban amanah tersebut.
Usulan pembentukan Si Jupe, diterima dengan baik oleh Bawaslu RI. Anggota Si Jupe berharap, forum ini tidak hanya sekedar forum diatas kertas. "Namun, akan mempermudah media dalam memantau Pemilu," ungkap Safrizal.(san)