PEKANBARU, GORIAU.COM - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau menyambut baik penertiban penambangan emas liar (PETI) di Kuantan Singingi karena larangan itu akan menyelamatkan lingkungan. Namun Walhi meminta larangan harus dilakukan dengan merata dan tidak terkesah pilih kasih. Termasuk pemodalnya harus ditangkap.

''Penertiban itu merupakan penyelamatan Sungai Kuantan dari limbah beracun terutama mercury akibat dari aktifitas PETI, penertiban ini sudah tepat. Tetapi, hendaknya dalam penertiban demikian jangan sampai tebang pilih atau pilih kasih,'' ujar Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau Hariansyah Usman, Minggu (19/5/2013).

Hariansyah mengatakan, aksi anarkis warga yang terjadi pada Selasa (14/5/2013) itu bukan tidak berkemungkinan ada pemodal mendanai. Makanya terjadi aksi perlawanan yang begitu besar.

''Kita menangkap isu PETI inikan diduga melibatkan oknum aparat. Maka, diharap kepolisian dapat mengungkap lebih jauh. Sehingganya, dalam penertibannya PETI ini tidak hanya masyarakat awam yang ditahan. Karena aktifitas PETI ini sudah berlangsung cukup lama dan terkesan terjadi pembiaran demikian," katanya.

Dikesempatan itu Hariansyah juga meminta pada pihak DPRD sebagai wakil rakyat untuk pro aktif menyelesaikan dan menuntaskan permasalahan PETI ini. Disebab, dalam menyikapi permasalahan PETI ini terkesan kurang kepedulianya dari wakil rakyat tersebut. Makanya, kini sudah saatnya wakil rakyat untuk bersikap. (rdi)