
PEKANBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau menggelar 'Workshop Political Marketing' sebagai bentuk persiapan menghadapi Pemilu 2024.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa, didampingi Sekjend Arwani Thomafi, dan Waketum PPP, Zainut Tauhid Sa'adi yang juga menjabat Wakil Menteri Agama.
Suharso mengatakan, pelatihan yang langsung mendatangkan lembaga survey Polmark pimpinan Eep Syaefullah ini merupakan intruksi dari DPP supaya kader bisa bekerja terukur di Pemilu nanti.
"Semakin ke sini, kerja elektoral tidak fokus, lebih banyak sendiri dan berteori sendiri. Akibatnya, yang sukses menyebut jalannya yang paling baik," ujar Suharso, Sabtu (5/3/2022).
Suharso menyebut, yang paling penting itu adalah memahami cara kerja elektoral, sehingga para peserta pelatihan jangan meragukan Kang Eep dalam bekerja elektoral, apalagi mempertanyakan bahwa Kang Eep tidak pernah menjadi pemenang di Pemilu.
"DPP menginisiasi kegiatan ini untuk mengetahui persis potensi PPP, keadaannya seperti apa. Paling tidak pakai data tahun 2019. Jangan merasa semua itu kebetulan," kata Menteri Perencanaan ini.
Yang paling penting, lanjutnya, kader bisa bekerja memenangkan PPP, bukan semata-mata memenangkan individu. Karena, prioritas utama adalah bagaimana PPP bisa dapat kursi di Dapil tersebut, terkait siapa yang duduk itu soal lain.
"Jadi semua punya peluang sama, semua harus kerja sama. Harus saling menghormati, jangan merasa lebih hebat dari yang lain. Ini cara yang bisa kita pahami," tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Riau, Syamsurizal, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh semua pengurus DPW PPP Riau, Ketua dan Sekretaris DPC PPP se-Riau, serta Anggota DPRD Fraksi se-Provinsi Riau.
Syamsurizal memaparkan bahwa jumlah penduduk Riau saat ini mencapai 6. 450 ribu jiwa dengan jumlah DPT 59 persen, yakni mencapai 3, 8 juta jiwa.
"Dapil Riau di DPR RI terisi 1, dapil dua belum terisi, kita harap di 2024 bisa diisi kedua dapil. Di DPRD Riau Riau kita punya 8 dapil, kita mengisi 4 dapil, 4 dapil lagi di 2024 kita usahakan. Di DPRD Kabupaten Kota ada 57 dapil, kita dapat mengisi 33 orang wakil kita. Dan yang menjadi perhatian, di Kota Pekanbaru yang jumlah penduduknya 1,3 juta dengan pemilih 611 ribu jiwa, kita hanya dapat jemput 1 orang, dan untuk dapil provinsi kita masih nol kursi. Jadi ini tugas kita bersama khususnya dari DPW dan DPC," kata Syamsurizal. ***