PEKANBARU - Badan Pemberdayaan Perempuan, Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPPMKB) Kota Pekanbaru akan mengukuhkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) pada 31 Januari 2016 mendatang. Pengukuhan tersebut ditargetkan akan memecahkan rekor MURI dikategori pengunjung lebih dari lima ribu orang dan jumlah pengurus terbanyak mencapai 378 anggota.

"Kami dari pemerintah hanya sebagai fasilitator saja, dengan terbentuknya LPM Kota Pekanbaru ‎kami berharap dapat menunjang Pemerintah Kota dalam pencapaian visi dan misi 2020 menjadikan kota Metropolitan yang Madani," kata Kepala Badan PPMKB Muhammad Amin di Pekanbaru.

Dijelaskan, dengan hadirnya LPM ditengah masyarakat tentunya akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM kota Pekanbaru dan melakukan pembangunan yang merata disetiap sudut kota. Hal ini karena LPM adalah ujung tombak pemerintah dalam membangun kota Pekanbaru.

"Sebelumnya LPM hanya terfokus pada tingkat bawah, seperti di kelurahan dan kecamatan, tapi sekarang mereka sudah menyatukan tekat untuk bersatu. Ini adalah kemajuan yang sangat signifikan untuk pembangunan. Kami harap mereka bisa solid dan membantu pemerintah," papar Amin lagi.

Dilain pihak, Ketua LPM terpilih Sarjoko atau lebih akrab dipanggil Asun mengatakan, keberadaan LPM kota Pekanbaru memiliki satu tujuan yakni mensejahterakan masyarakat dan bisa menjadi barometer LPM di setiap daerah.

"Disini kami tidak mencari keuntungan, tapi kita ingin menyatukan masyarakat untuk lebih baik lagi. Intinya kita ada dari masyarakat untuk masyarakat," singkat Asun.

Dijadwalkan pada pengukuhan kepengurusan LPM kota Pekanbaru juga akan ada beberapa agenda yakni jalan santai dan pembagian sembako kepada masyarakat .

"Maka dari itu kami harapkan kehadiran masyarakat untuk meramaikan dan menyaksikan pelantikan kepengurusan LPM kota Pekanbaru," tutupnya. (rls)