PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pelalawan, jumlahnya terus meningkat dalam tiga bulan terakhir. Sebab, pada awal tahun merupakan periode rentan terjangkitnya penyakit dari nyamuk Aedes aegypti.

"Januari sampai Maret, intensitas penyakit ini terus meningkat. Ini terjadi berkaitan dengan adanya musim pancaroba yang tengah terjadi saat ini," terang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, dr Endid RP, melalui Kabid P2PL, dr Raflles, Senin (23/3/2015).

Berdasarkan catatan Diskes Pelalawan, sampai Maret ini saja, tercatat ada 16 kasus penderita DBD di daerah ini. Pangkalan Kerinci tercatat sebagai kecamatan yang paling banyak terkena kasus tersebut.

Meski demikian, Diskes Pelalawan terus berupaya agar kasus DBD tidak kembali mengalami peningkatan seperti melakukan fogging, sosialisasi DBD, abatesasi dan juga mengaktifkan kader Jumantik.

"Dengan upaya dan peran aktif masyarakat, maka kasus DBD ini dapat ditekan serta diantisipasi," tukasnya.(***)