SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata akan menggelontorkan anggaran Rp100 juta untuk hadiah festival lampu colok dengan juara I mendapatkan Rp50 juta.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil, SH MM saat melakukan safari ramadan di Masjid Al Huda Dea Kudap Kecamatan Tasik Putripuyu, Sabtu (1/4/2023) lalu.

Adil mengimbau generasi muda atau para remaja memanfaatkan waktu di bulan ramadan dengan baik, dan tidak melakukan hal-hal yang negatif. Seperti bermain petasan dan perang sarung yang dapat menyebabkan konflik dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.

"Lebih baik gunakan waktu untuk berkreatifitas membuat lampu colok hias. Tahun ini akan dipertandingkan dengan hadiah juara satu sebesar Rp50 juta," ujarnya.

Rencana tersebut sebenarnya sudah disampaikan Bupati Adil pada tahun lalu saat meresmikan Festival Lampu Colok tahun 2022. Dia mengharapkan dengan jumlah hadiah yang besar tersebut diiringi dengan antusias banyaknya peserta yang ikut.

"Tahun lalu pesertanya sekitar 40-an, tahun ini harus 100 peserta," ujarnya.

Peningkatan hadiah tersebut sangat drastis dimana hadiah untuk juara I masih dibawah Rp10 juta. 

"Kalau tahun ini hadiahnya cuma Rp6 juta, tahun depan juara satunya harus dapat Rp50 juta. Dinas Pariwisata yang akan menyiapkan anggaran tersebut," kata Bupati Adil saat membuka Lomba Festival Lampu Colok Ramadhan 2022 di Halaman Stadion Mahmud Jalal, Jalan Pramuka Desa Banglas, Jumat (29/4/2022) lalu.

Lebih jauh menurut bupati, iven budaya yang menjadi tradisi turun temurun itu hendaklah dilestarikan. Salah satunya dengan iven tersebut. Selain itu daya tarik wisata lampu colok juga harus ditingkatkan, hingga memberikan dampak positif ke masyarakat Kepulauan Meranti.

"Ada multiplier effect secara ekonomi yang kita harapkan. Semoga para perantau tertarik untuk pulang kampung dan tentu saja akan berpengaruh terhadap jual beli di tengah masyarakat di berbagai sektor," harap orang nomor satu di Jajaran Pemkab Meranti itu. ***