DUMAI, GORIAU.COM - Bakal Calon Gubernur Riau H. Jon Erizal, SE, MBA, punya perhatian khusus terhadap dunia pendidikan. Sebab, tidak ada suatu negara di dunia ini yang maju tanpa ditopang oleh pendidikan. Untuk itu, Riau ke depan harus lebih maju lagi di bidang pendidikan. ''Misi saya adalah menjadikan Riau Cerdas,'' ujar Jon Erizal ketika bersilaturrahmi dengan masyarakat Kelurahan Teluk Makmur RM Pantai Puak, Dumai, Sabtu (27/4/2013) lalu.

Menurut Jon Erizal, Riau Cerdas adalah siatuasi dimana anak-anak masyarakat Riau mendapat kesempatan yang sama secara merata akan pendidikan yang bermutu tinggi. ''Setelah saya berjalan di duabelas kabupaten/kota, ternyata tidak semua menginginkan pendidikan gratis. Yang paling penting bagi masyarakat adalah mereka sanggup membayar kebutuhan untuk pendidikan anak-anaknya,'' ujarnya.

Karena itu, kata Jon Erizal, misi lain adalah menjadikan Riau Sejahtera dan Berbudaya. Sejahtera bukan berarti kaya raya, tetapi bagaimana masyarakat dapat mencukupi kebutuhan hidupnya dan pendidikan anak-anaknya. Artinya, pendapatan masyarakat harus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan hidupnya. ''Bagaimana dengan penghasilan yang ada, cukup untuk membeli kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anak,'' tuturnya.

Untuk mencapai Riau Cerdas, menurut Jon Erizal, tentu harus diimbangi dengan kesehatan yang prima. Peribahasa mengatakan, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Kalau jiwa sudah sehat, maka punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan. ''Masyarakat menginginkan pelayananan kesehatan yang murah, mudah dan terjangkau,'' ujar Bakal Cagubri kelahiran Bengkalis itu.

Nah, misi hakiki yang diinginkan Jon Erizal adalah menjadikan Riau Maju dalam bingkai Agamis. Jika masyarakat Riau sudah sehat, cerdas, sejahtera, berbudaya, maka Riau pasti akan lebih maju. Namun kemajuan yang dialami Riau tidak sama dengan negara-negara maju di dunia, seperti Amerika atau Inggris. Kemajuan yang dicapai harus dalam bingkai agama. ''Masyarakat masih menginginkan Magrib itu terdengar azan dan berbondong-bondong ke Masjid. Begitu pula dengan Subuh. Pada waktu Imlek, masyarakat juga menginginkan perayaan Imlek. Demikian pula dengan Natal. Itu yang diinginkan masyarakat Riau,'' paparnya.

Visi dan Misi yang disampaikan Jon Erizal itu dirangkum setelah dia berkeliling ke 12 kabupaten/kota di Riau dalam sosialisasi Bakal Cagubri selama satu tahun belakangan. ''Mungkin saya berbeda dengan yang lain dimana membuat visi dan misi dulu, baru disampaikan ke masyarakat. Saya sebaliknya, diserap dulu dari masyarakat, baru dirangkum menjadi visi dan misi,'' ujarnya. (rls)