PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Jelajah Rimba Rokan Hulu ( JJR) ke II Tahun 2014 even kerjasama antara Pemkab Rohul dengan Extreme Trail Adveture Rohul (X-TAR), dua tracker atau rider dari Provinsi Riau meraih hadiah utama berupa sepeda motor.

Sepeda motor Kawasaki KLX sebagai hadiah utama diraih rider dari Pekanbaru. Sedangkan sepeda motor Kawasaki Edge diraih rider dari Polsek Rambah Samo-Rohul.

Selain dua sepeda motor, ratusan hadiah telah dibagikan kepada peserta, seperti mesin cuci, televisi, helm, sepatu balap, baju balap dan peralatan adventure serta spare part sepeda motor lainnya.

Saat menutup JJR ke II Tahun 2014 di obyek wisata Air Panas Hapanasan, Wabup Rohul Hafith Syukri mengakui hadiah di even kedua ini memang tidak seberapa. Namun, seperti dikatakan Bupati Rohul Achmad sebelumnya, kepada rider untuk ikut even dengan hadiah lebih besar lagi tahun depan.

''Tiap even yang kita lakukan, kita bersyukur pesertanya di luar perkiraan, tahun ini, pesertanya sampai 495 orang,'k katanya.

Menurut Hafith dari even itu, beberapa obyek wisata di Kecamatan Rambah dan keindahan alamnya diketahui peserta, seperti obyek wisata Air Panas Hapanasan, Danau Cipogas, Air Terjun Aek Martua, Kampung Wisata Sungai Bungo, Air Panas Pawan, Goa Sikapir, Bukit Pandulangan serta Bukit Neraka yang dikenal sebagai tempat membangkitkan andrenalin bagi para adventure.

''Kami berharap para peserta ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di Rohul. Apalagi trek banyak tantangannya, penuh lumpur. Kalau tidak ada lumpur, katanya tidak menantang,'' jelas Hafith dan mengatakan panitia melarang peserta yang menderita penyakit jantung untuk ikut.

Diakuinya iven serupa tahun depan, akan dilaksanakan tingkat internasional. Mereka akan mengundang offroader dari luar negeri. Namun, Pemkab Rohul masih perlu melakukan penataan dan mempersiapkan obyek wisata yang menjanjikan.

''Mungkin tahun depan akan dipikirkan untuk rute di Rokan IV Koto. Tapi para peserta mengakui Rambah punya potensi menantang bagi para adventure. Dan mereka puas dengan jalur yang kami buat,'' jelasnya.

Masih di tempat yang sama, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Suwono mengakui untuk keamanan, Kepolisian menerjunkan 150 personel yang disebar di 15 titik. Mereka dibantu personel Dinas Perhubungan dan Satpol PP Rohul.

Kemudian, Ketua Panitia JJR II, Safriadi Alta mengatakan pada even tahun ini penuh tantangan. Tapi semuanya berjalan lancar berkat dukungan Pemkab Rohul dan aparat.

Meski lancar, diakuinya, tidak sedikit peserta yang kesasar rute untuk sampai finish di obyek wisata Air Panas Hapanasan, hal itu disebabkan banyak rambu-rambu rute yang hilang di lapangan. Padahal, sebelum hari H, panitia telah mengeceknya.

Di even itu, panitia tentukan rute sepanjang 58 kilometer dengan lima titik ekstrem. Di titik-titik ekstrem itu yang menyebabkan peserta lama sampai di garis finish. Karena, terjadi antrean di sana.

Di trek ekstrem, juga banyak kampas kopling atau kain klos sepeda motor peserta pemula yang mengalami kendala, cuma masalah itu telah ditangani oleh mekanik handal yang disiapkan panitia.

Masih di tempat sama, Ketua Asosiasi Trail Indonesia (ATI) Ibnu memuji even di Rohul itu, dari empat even yang bersamaan, seperti di Purwakarta, Jambi, Rohul dan Palembang, even di Rohul dinilainya sangat menarik, karena rutenya melewati alam hutan yang masih asri.

Ibnu mengharapkan, untuk even selanjutnya, panitia lebih banyak lagi membuat trek menantang, mengaku punya kepuasan dari even tersebut, pasalnya, di even-even serupa di daerah lain hanya melewati kebun kelapa sawit. (ram)