
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengprov Persatuan Angkat Berat/Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Riau menegaskan tidak akan melepas binaragawan I Gede Darma Susila ke daerah lain. Jika itu terjadi, tradisi medali emas di cabang binaraga kemungkinan akan berhenti dalam waktu yang cukup lama.
Karena satu-satunya binaragawan Riau yang tidak pernah absen menyumbangkan medali atas nama Asrelawandi sudah menyatakan pensiun sebagai atlet binaraga. Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 lalu merupakan penampilan terakhirnya untuk Riau dengan kembali menyumbang medali emas.
"Darma tidak akan kita lepas, karena menjadi prioritas Riau menghadapi PON di Jawa Barat mendatang. Tetapi kita tetap mengupayakan pembinaan atlet-atlet pemula asli daerah, mudah-mudahan apa yang kita butuhkan bisa didapatkan," harap Ketua Umum Pengprov PABBSI Riau, Sanusi Anwar kepada GoRiau.com.
Darma Susila merupakan binaragawan rekrutan dari sebuah produk suplemen. PON XVIII 2012 lalu merupakan debut pertamanya di iven resmi tingkat nasional dan mengamankan medali perak. Sementara peraih medali emas asal Jawa Timur, Leonidas diperkirakan tidak akan turun lagi.
Untuk itu, Jawa Timur berusaha keras untuk mendapatkan pria asal Bali tersebut, agar tradisi emas mereka di kelas +85 kg tidak terputus. Sementara Riau juga akan mengalami hal yang sama jika Darma dilepas. Dimana sejak 1981, zaman Zarmi Bahtiar, binaraga Riau hampir tidak pernah absen menyumbang medali.
Kemudian prestasi tersebut dilanjutkan Asrelawandi hingga PON XVIII 2012 lalu. Bahkan dirinya menjadi binaragawan Riau tersukses dengan menjuarai iven tingkat dunia dan beberapa merengkuh emas di SEA Games.(tri)