
TEMBILAHAN- Ambruknya jembatan Saka Jalan Desa Bente, Kecamatan Mandah, Inhil, Riau, Jumat (3/3/2017) membuat transportasi air menjadi terganggu.
Pasalnya, perairan itu menghubungkan Tembilahan dengan kecamatan yang ada di bagian utara, termasuk ke Kepulauan Riau.
Penuturan Kapolsek Mandah, IPTU Warno kepada GoRiau.com, hanya speedboat kayu 200 pk saja yang bisa melintas, karena rangka jembatan belum bisa diangkat dari perairan itu.
Sementara untuk kapal dan fiber dari Batam harus putar arah dengan melewati jalan lain.
''Ambruknya jembatan tersebut mengakibatkan akses transportasi menuju Batam, Tanjung Balai, Guntung dan lain-lainnya terputus,'' ujar Warno.
Dijelaskan Mantan Paur Humas Polres Inhil itu, untuk kapal dan fiber yang tidak bisa melintas harus melewati jalur luar yaitu melewati lautan.
''Lewat jalan lain, yaitu lewat luar, selain lebih jauh, juga berbahaya,'' sebut Warno.
Ia menambahkan hingga saat ini masih mencari bantuan alat berat guna mengangkat material jembtan yang menghalangi transportasi speedboat.
Baca Juga: Jembatan di Mandah Inhil Ambruk, Seorang Pelajar dan Sepeda Motornya Jatuh ke Laut
''Kami juga menghimbau kepada semua pemilik kapal motor yang akan melintas agar berhati-hati,'' tukas Warno.***#INHIL