
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Seminggu menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Republik Indonesia, belasan penjual bendera Merah Putih sudah menjamur di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci.
Sebut saja Tomi (26) misalnya, yang sudah berjualan bendera sejak 6 Agustus lalu. Toni mengaku sengaja memanfaatkan momentum 17 Agustus untuk mencari penghasilan tambahan dengan berjualan bendera, selain berjualan bensin eceran.
"Ya, sudah tiga kali moment jelang 17 Agustus saya berjualan bendera, lumayan buat nambah penghasilan,"ungkap Toni, Minggu (10/8/2014).
Toni yang mengaku perantau ini, dari penghasilan berjualan bendera dirinya tidak bisa memastikan jumlah yang bisa dijual setiap harinya.
"Dari berjualan bendera ini ya tak tentu. Kadang dapat sampai Rp 150 ribu, kadang hanya Rp50 ribu, itupun masih dipotong modal,"sebutnya.
Selain Toni, beberapa orang pemuda juga memanfaatkan moment 17 Agustus dengan berjualan pernak-pernik bendera Merah Putih yang bisa dipasang di mobil.
Mereka memanfaatkan Perempatan Lampu Merah, Simpang Langgam, Pangkalan Kerinci karena targetnya adalah para pengendara mobil yang berhenti pada saat lampu merah.
"Lumayan lah Bang, buat nambah-nambah penghasilan meski harus berpanas-panas,"ujar salah seorang pedagang pernak-pernik bendera Merah Putih.(rkn)