
PEKANBARU - Kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru Jumat (28/8/2026) pagi belum memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas lalu lintas udara. Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II memastikan seluruh jadwal pendaratan maupun lepas landas pesawat tetap beroperasi normal lantaran jarak pandang horizontal masih berada dalam batas aman.
Kepastian tersebut diperoleh dari hasil pemantauan kualitas udara di kawasan bandara pada pukul 07.00 WIB. Kondisi cuaca dinilai cukup kondusif sehingga tidak ada pergerakan pesawat yang terhambat oleh masalah visibilitas udara.
Koordinasi Berkala Jamin Keselamatan
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad mengonfirmasi bahwa jarak pandang penerbangan terpantau mencapai tiga kilometer. Jarak ini dinilai memadai untuk menjaga kelancaran mobilitas penerbangan tanpa mengharuskan adanya penundaan maskapai.
"Alhamdulillah, melaporkan kondisi terkini hari Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Jarak pandang berada pada angka 3.000 meter," papar Achmad.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa manajemen bandara tidak mencatat satupun penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat gangguan kabut asap di landasan pacu. "Status operasional, aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan normal," urainya.
Guna meminimalisasi risiko keselamatan, otoritas bandara terus berkoordinasi secara ketat dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pemutakhiran data cuaca terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi pergerakan kabut asap. Achmad berharap kualitas udara di wilayah Riau dapat segera membaik agar aktivitas transportasi dan masyarakat kembali pulih seutuhnya. ***