PEKANBARU, GORIAU.COM - Ribuan kendaraan terjebak macet sejak dari Bukittinggi, Padangpanjang hingga Kayu Tanam di Sumbar. Sebagian besar kendaraan tersebut berplat BM asal Riau.

Ermi, warga Panam, yang hendak ke Pariaman mengaku sejak Kamis (28/3) malam pukul 22.30 WIB sampai Jumat (29/3) dinihari pukul 02.14 WIB masih terjebak macet di Kayu Tanam.

''Macetnya sejauh mata memandang. Tak tahu entah sampai kapan berakhirnya ini, mestinya kami sudah sampai di Pariaman pukul 11 malam tadi,'' katanya putus asa.

Menurut dia, sebagian besar yang terjebak macet dari arah Bukittinggi menuju Padang ini adalah warga dari Riau. ''Umumnya plat BM, mungkin karena libur panjang di akhir pekan. Saya sendiri karena kakek saya meninggal di Pariaman tadi siang,'' katanya.

Informasi yang diperoleh GoRiau.com, macet panjang ini akibat Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium sehingga ratusan kendaraan terpaksa antri di sejumlah SPBU dan menyebabkan kemacetan di beberapa titik di sepanjang lintas Padang - Pekanbaru.

Sebelumnya seorang warga yang melakukan perjalanan dari Padang ke Pekanbaru, Rahma Syukriah Sy, sekitar pukul 22.35 WIB via sambungan selulernya mengatakan, kelangkaan BBM terjadi pada setiap SPBU dari Padang sampai ke Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Sejumlah kendaraan yang melakukan perjalanan menuju Bukittinggi, Payakumbuh dan Pekanbaru sudah mengalami kemacetan sejak di SPBU Ulak Karang Padang. Namun kemacetan masih bisa kendaraan berjalan merayap hingga ke SPBU Kayu Tanam.

Di SPBU Kayu Tanam misalnya, terjadi kemacetan total sepanjang lebih kurang 4 km dari arah Padang menuju Bukittinggi. Sedangkan kemacetan arah Bukittinggi ke Padang diprediksi dengan keadaan yang lebih kurang sama.

"Sejak dari padang mobil yang kami tumpangi masih bisa berjalan merayap. Namun sampai di Kayu Tanam, lumpuh total," ujar Rahma yang hendak memanfaatkan libur di Kota Bertuah. (fmr)