BENGKALIS, GORIAU.COM - Jalan Tasik, Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis rusak dan berlubang. Bahkan lubang-lubang itu sudah membentuk kawah yang siap menelan korban. Hampir setiap hari ada kecelakaan, ada anak sekolah yang terpaksa tak sekolah karena terjatuh ke kebungan, bahkan ada mobil pengantar ibu hamil yang terpuruk berjam-jam.
Sekretaris Komisi II DPRD Bengkalis, Misliadi SHI menyayangkan lambannya penimbunan jalan Tasik Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis. Kekesalan itu bertambah, saat mendapat kabar ada anak sekolah terjatuh ke kubangan jalan dan terpaksa kembali ke rumah.
Ketua PKB Kabupaten Bengkalis tersebut mempertanyakan lambannya pengerjaan jalan Tasik yang sejak setahun terakhir mengalami kerusakan parah.
âIni persoalan serius, keluhan yang disampaikan masyarakat bukan sekali dua, tapi sudah berkali-kali dan itu berlangsung sejak bertahun-tahun. Apalagi yang menjadi ganjalan, sekarang waktu semakin terbatas,â papar Misliadi, Selasa (27/11) malam.
Kasus anak sekolah atau masyarakat yang terjatuh di jalan Tasik bukan lagi cerita baru atau mengada-ngada. âCerita miris tersebut akan terus terulang. Jadi sekali lagi kami minta, tolonglah disegerakan penimbunan jalan Tasik ini. Tak usahlah cantik, bisa fungsional dulu jadilah,â pinta Misliadi.
Di tempat terpisah, tokoh masyarakat Kembung Luar, Mardi juga mengeluhkan kerusakan jalan Tasik yang belum diperbaiki sampai hari ini. Selasa lalu kata Mardi, mobil yang membawa ibu hamil terpuruk ke lubang dan terpaksa didorong beramai-ramai.
âKami yang kebetulan harus beramai-ramai mendorong mobil agar keluar dari kubangan. Parahnya lagi, mobil tersebut juga bocor, karena di lubang tempat ban mobil terpuruk rupanya ada besi angker yang menancap. Masih untung si ibu yang hamil tidak sampai melahirkan di tengah jalan,â kesal Mardi.
Sebelumnya, Kadis BMP Muhammad Nasir mengatakan, pemenang tender proyek penimbunan jalan Tasik akan segera diumumkan. Diperkirakan awal Desember semuanya sudah ready, dan pekerjaan penimbunan bisa diselesaikan sebelum tahun anggaran 2012 berakhir. (jfk)