BENGKALIS, GORIAU.COM - Para dewan hakim yang bertindak selaku juri pada setiap MTQ diminta untuk berlaku jujur dan profesional dalam memberikan penilaian. Memenangkan qori/qoriah jangan karena pesanan, namun benar-benar berdasar  atas kemampuan peserta.

Penegasan ini disampaikan Bupati Bengkalis diwakili Asisten II Setdakab Bengkalis H Arianto ketika membuka pelatihan sertifikasi majelis hakim yang ditaja Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, Selasa malam (27/11/2012).

Kejujuran dewan hakim akan tercermin dari pemenang yang ditetapkan. Jika pada MTQ di kabupaten misalnya, memberikan nilai tanpa dasar kemampuan maka pada MTQ tingkat berikutnya yang dimenangkan tersebut, bisa saja tak mendapat juara. Ini tentunya akan mendatangkan tanda tanya.

"Kita berharap dewan hakim khususnya yang ada di Kabupaten Bengkalis dapat berlaku jujur dalam memberikan penilaian dan bersikap profesiional. Jangan memenangkan seseorang karena ada pesanan. Karena ini juga terkait masalah agama," ingat Arianto.

Pemkab juga menyampaikan penghargaan kepada LPTQ Bengkalus yang telah menyelenggarakan pelatihan sertifikasi dewan hakim karena disadari jumlah dewan hakim di kabupaten Bengkalis saat ini  yang akan bertindak menjadi juri pada pelaksanaan MTQ,  sangat minim. Tak jarang pada pelaksanaan MTQ harus mengambil dewan hakim dari luar.

"Dengan diselenggarakannya pelatihan sertifikasi bagi majelis hakim pemula ini,  kita berharap jumlah dewan hakim di kabupaten Bengkalis akan makin banyak. Namun harus juga menjadi dewan hakim yang jujur dan profesional, sehingga kita tak perlu lagi mendatangkan dewan hakim dari luar pada ajang MTQ," ucap Arianto.

Hal senada juga dilontarkan Kepala Kemenag Bengkalis, H Jumari. Dikatakan, dengan berbagai pelatihan dewan hakim yang dilaksanakan LPTQ,  akan muncul dewan hakim yang jujur dan amanah. Fakta di lapangan katanya, masih ada dewan hakim yang tak jujur dan tak amanah sehingga  merugikan peserta.

Jumari yang juga pengurus LPTQ Bengkalis ini menyebutkan, diselenggarakannya pelatihan jelang pelaksanaam MTQ Provinsi Riau atas dasar kurangnya dewan hakim yang profesional dan handal di kabupaten Bengkalis.

Sementara Ketua Harian LPTQ Bengkalis H Rozali Saidun mengungkapkan terima kasih kepada Pemkab Bengkalis yang punya perhatian besar terhadap perkembangan keagamaan khusus di bidang pengembangan Al Quran dengan menganggarkan dana yang cukup besar untuk LPTQ dalam pembinaan baca Alquran maupun berbagai pelatihan dewan hakim. (jfk)