DURI - Bentuk keseriusan Bupati Bengkalis Amril Mukmin meningkatkan infrastruktur telah dituangkannya dalam kesepakatan penganggaran kegiatan tahun jamak atau yang dikenal dengan multiyers. Tahun 2018 ini, 7 proyek multiyears ini akan dimulai.

Diantaranya peningkatakan Jalan Ketam Putih - Sekodi, Jalan Muntai - Bantan Air, Jalab Lingkar Bukit Batu - Siak Kecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih - Tanjung Medang dan Pembangunan Duri Islamic Center.

Masuknya Jalan Gajahmada dan Lingkar Barat Duri dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur ini sangat diapresiasi oleh masyarakat Duri, Pinggir, Talang Muandau dan Bathin Solapan.

Pasalnya lanjutan pembangunan jalan Lingkar Barat Duri akan menjadi solusi awal menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan lintas Sumatera bagian utara yang masuk wilayah Duri, Kecamatan Mandau ini.

Sementara untuk jalan Gajahmada, peningkatan kualitas jalan otomatis akan membuat daerah Mandau dan Pinggir itu menjadi maju. Akses jalan yang bagus akan mendatangkan banyak investor untuk membuka usaha di dua kecamatan itu.

"Ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan masyarakat Mandau dan Pinggir. Polemik jalan Gajahmada yang sudah berlarut-larut ini dapat dinetralkan kembali oleh bapak Bupati Amril Mukminin," kata Arizal kepada GoRiau.com, Rabu (17/1/2018) di sela kegiatan ekspos flyover di Kecamatan Mandau.

Sementara itu, Bupati Amril Mukminin dalam kesempatan yang sama dengan detail menyampaikan 7 proyek multiyers Pemkab Bengkalis dan bagaimana progresnya berjalan.

"Jalan Lingkar Barat Duri ini insyaAllah akan dilanjutkan. Sebanyak tujuh pipa Chevron yang berada di lokasi pembangunan jalan, 6 diantaranya sudah dibenamkan. Mudah-mudahan 1 lagi akan dibenamkan dalam waktu dekat," kata Bupati Bengkalis yang merupakan putra Sakai terbaik Muara Basung ini.

Khusus untuk Jalan Gajahmada, Amril mengharapkan kerjasama masyarakat dan pengusaha sawit di sana. "Jangan hanya menggunakan jalan saja, tetapi diminta peduli dengan kondisi jalan saat ini. Alat berat PU sudah standby di sana, silahkan bersama-sama patungan mengoperasikan itu. Minimal jalan masih bisa digunakan sebelum proyek peningkatan infrastruktur jalan dimulai," jelas Amril kepada GoRiau.com. ***