
PEKANBARU – Muhammad Jahari Sitepu resmi menjadi Kepala Kanwil Kemenkumham Riau menggantikan Pujo Harinto yang menempati posisi barunya sebagai Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Muhammad Jahari Sitepu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jambi.
Turut mengikuti secara virtual melalui zoom meeting Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Politik dan Keamanan, Y. Ambeg Paramarta membacakan sambutan Menkumham.
"Saya meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM Riau sebagai organ vertikal yang mengemban tugas pokok dan fungsi Kemenkumham untuk senantiasa melakukan dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan lembaga terkait sehingga kita dapat melaksanakan pembangunan nasional khususnya pembangunan di wilayah Provinsi Riau,” kata Ambeg.
Sementara itu sebagai Kakanwil baru, Jahari mengungkapkan kesiapannya dalam menjalankan amanah baru yang diterimanya dan akan menjalankan tugas pokok dan fungsi.
“Saya membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak, tidak terkecuali lintas sektoral. Untuk itu saya mengharapkan kerja sama yang baik dengan seluruh jajaran serta Forkopimda, demi terwujudnya pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Riau," ujarnya.
Gubernur Riau, Syamsuar mengucapkan ribuan terimakasih kepada Pujo Harinto karena selama ini sudah berbuat banyak untuk Provinsi Riau.
“Sinergitas yang sudah terjalin selama ini harus terus kita pupuk dan perkuat dalam memberi kebaikan bagi Provinsi Riau. Terlebih saat ini telah diberlakukan peraturan yang mempermudah perjalanan darat, laut dan udara. Untuk itu perlu koordinasi yang baik antara kita dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,” sebut Syamsuar.
Sedangkan Pujo Harinto mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Riau yang telah bekerja keras selama masa kepimpinannya, serta memohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan yang telah dilakukan.
“Kedepannya, saya masih akan sering berkunjung ke Riau, ada banyak program yang telah disiapkan khusus untuk membuat Lapas Anak kosong. Maksud saya di sini, kalau Lapas anak kosong artinya tidak ada kejahatan lagi. Dan, kalaupun ada, kita akan berusaha untuk mengentaskannya. Hal ini berkaitan dengan amanah yang baru saya terima sebagai Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak," tutupnya. ***