PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau tak ingin warganya tergantung pada beras sebagai sumber pangan. Karena itu, sejak tahun lalu, Pemkab melalui Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) menebar bibit sukun ke desa-desa. Karena tahun lalu meraih sukses, tahun 2014 ini, Pemkab kembali menambah ribuan bibit sukun ke desa yang berbeda.

''Sukun atau dikenal Artocarpus Artilis sangat potensial, jika dikembangkan di Rohul, sebab tanaman ini cocok dengan kraktersitik alam Rohul, apalagi tanaman itu produksi buah sepanjang masa. Sukun merupakan alternatif pangan non beras dan bersumber karbohidrat,'' jelas Kepala BKP3 Rohul Ir. M. Ruslan, MSi melalui Sekretaris H. Anisbar, SP, MSi, di dampingi Kabid Ketahanan Tri Ismadi, Kabid Kelembagaan Erbina di Pasir Pangaraian, Senin (6/1/2014).

Tanaman Sukun, sudah diprogramkan sejak tahun 2013 lalu, sebanyak 6.000 batang dengan rincian 2.250 batang untuk Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tambusai Utara dan 3.750 di Desa Muara Jaya, Kecamatan  Kepenuhan Hulu,

Tahun 2014 ini juga akan diprogramkan ke desa-desa. ''Selain gizi dan karbohidratnya tinggi, ini bisa mencari alternatif mengurangi ketergantungan konsumsi beras bagi masyarakat Rohul, khusus sarapan dan makan malam," ungkap Anisbar.

Dijelaskan, Sekretaris BKP3, sukun potensial untuk dikembang sebagai bahan pangan sumber karbohidrat dengan pertimbangan mudah dan murah memproduksinya, maka pengembangannya diperlukan tekhnologi tepat guna bagi usaha pedesaan, produk sukun olahan untuk dengan cita rasa tertentu dan harga bersaing dengan pangan lainnya. (srt)