PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengumuman Noviwaldy Jusman akan menggantikan posisi Thamsir Rachman sebagai wakil pimpinan di DPRD Riau dalam paripurna, Kamis (24/10/2013) tidak bisa diteruskan. Ini akibat dari interupsi Sekretaris DPD Demokrat Riau Koko Iskandar yang keberatan dengan surat penunjukan Noviwaldy yang dinilai tidak sesuai prosedur.
Pantauan GoRiau.com, sekitar pukul 12.26 Wib, Johar Firdaus akan mengumumkan nama pengganti Thamsir Rachman dari Fraksi Demokrat Riau usai agenda penyampaian laporan hasil kerja banggar sekaligus penetpan RAPBD perubahan Riau 2013 dalam paripurna itu.
Namun tiba-tiba Sekretaris DPD Demokrat Riau, Koko Iskandar, menginterupsikan bahwa jangan dilanjutkan pengumuman pergantian posisi wakil ketua itu. Koko menilai, administrasi penunjukan Noviwaldy itu masih salah dan harus terlebih dahulu diselesaikan di partai.
"Kita minta pengumuman itu tidak dilanjudkan. Masih ada administrasi partai harus diselesaikan," kata Koko Iskandar.
Mendengar pernyataan Koko Iskandar Pimpinan sidang paripurna, Johar Firdaus, akhirnya mengabulkan dan menunda pengumuman pengganti wakil ketua dari Fraksi Demokrat DPRD Riau itu.
"Silahkan fraksi selesaikan dulu di internalnya, kita tutup sidang ini, karena satu agenda itu tidak bisa dilanjutkan," kata Johar Firdaus.(nti)