DUMAI - Baru saja menyelesaikan pelatihan pembuatan sekat kanal (canal blocking), seluruh personil Polri di Kepolisian Resor (Polres) Dumai-Riau, langsung dihadapkan dengan lahan yang terbakar. Bukan tanpa persiapan, dengan menggunakan dua unit mesin robin dan satu unit mesin sibahura.

Puluhan personil Polri melawan panasnya api dan matahari, belum lagi asap hasil pembakaran tersebut, terang Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo kepada GoRiau.com, Rabu (17/2/2016).

"Kita sudah instruksikan seluruh personil dari polres hingga polsek, untuk terus memantau karlahut (kebakaran lahan dan hutan). Karena jika terjadi karlahut, langsung dilakukan pendinginan (pemadaman, red) terhadap lokasi yang terbakar," ujarnya.

Ia menegaskan, kepada seluruh masyarakat Kota Dumai untuk tidak membakar lahan. "Kalau tidak ingin berurusan dengan hukum, sebaiknya jangan dengan sengaja membakar lahan. Untuk itu sudah tugas kita bersama untuk mencegah karlahut," tutup AKBP Suwoyo.***