PEKANBARU - Indosiar kembali membuka audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) untuk tahun 2020, di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Audisi yang digelar selama jam 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, pada Minggu, (10/11/2019) ini diikuti oleh ratusan peserta dari usia 14-25 tahun.

"Kita berharap audisi tahun ini ada pemenang dari Provinsi Riau. Karena persaingan semakin berat, tetapi saya melihat potensi dari daerah Riau juga tidak kalah dari daerah lain," ujar GM Produksi Indosiar Allan Deilyanto disela audisi.

Menurutnya, Indosiar memang khusus menciptakan kader-kader dangdut dan telah sukses melahirkan bintang-bintang dangdut Indonesia. Ia mengatakan, beberapa peserta di Riau sendiri memiliki potensi dan ciri khas suara yang unik.

"Peserta di Riau ini banyak yang suaranya punya ciri khas Melayu yang kental sekali, ini menjadi warna suara tersendiri. Tadi saya lihat juga ada 4 atau 5 orang yang bisa masuk ketahap kedua, dimana suaranya kita rekam untuk dibawa ke Jakarta," jelasnya.

Allan mengatakan, sama seperti tahun sebelumnya, ada dua tahapan dalam seleksi audisi LIDA 2020. Menurutnya, Indosiar tidak membatasi berapa peserta yang ditargetkan untuk lolos di tahapan audisi.

"Di audisinya ada 2 tahapan, tahapan pertama adalah precast, dimana peserta diseleksi untuk menyaring peserta dengan suara berkualitas. Kemudian tahap selanjutnya kita bawa ke video booth untuk di rekam, dan nanti rekamannya kita bawa ke Jakarta untuk diseleksi bersama tim disana," paparnya.

Sementara itu, dalam audisi LIDA 2020 di Kota Pekanbaru yang ditutup pada pukul 15.00 WIB, setidaknya ada 474 peserta yang mengikuti. Sementara itu, jumlah peserta yang masuk ketahap kedua berjumlah 30 orang.***