PEKANBARU, GORIAU.COM - Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Pekanbaru berharap tidak ada lagi pedagang yang dikejar-kejar Satpol PP. Karena itu, IKMR akan menjembatani kepentingan pedagang dan pemerintah agar sinkron, dan kedua belah pihak bisa saling mendukung untuk kemajuan Pekanbaru.

Demikian disampaikan Sekretaris Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kota Pekanbaru, Ir. H. Fendri Jaswir, MP, Rabu (12/2/2014) malam saat dialog interaktif di salah satu televisi lokal.

Dikatakan Fendri, IKMR Kota Pekanbaru, akan mengayomi anggota-anggotanya dalam bekerja dan berusaha. Termasuk terhadap para pedagang yang mendominasi warga Pekanbaru asal Minang. ''Kita tak ingin ada yang digusur dan dikejar-kejar ketika berdagang,'' katanya.

Fendri Jaswir menyampaikan pentingnya ikatan keluarga (paguyupan), baik itu setingkat desa, nagari, kecamatan, luhak, kabupaten, bahkan provinsi, di perantauan. Tujuannya, agar silaturrahim antar warga sekampung halaman, dapat terjalin dengan baik.

Selain menjelaskan tata cara mendaftar sebagai anggota IKMR, Fendri yang berasal dari Bukittinggi, itu juga menjelaskan kegiatan IKMR seperti wirid, arisan, koperasi, dan bakti sosial. ''Kita berharap semua berganung dalam organisasi ikatan keluarga, termasuk IKMR,'' pintanya. (nti)