BENGKALIS, GORIAU.COM - Perihal kondisi Ifan yang kurang sehat ini memang sudah diketahui banyak masyarakat. Ketika Usman dan Ifan ngontrak di Gang Abdul Muluk, dia juga sudah beberapa kali memukul orang tuanya. Orang tuanya yang sakit-sakitan tersebut bahkan beberapa kali lari dan bersembunyi di rumah tetangga.
''Dulu waktu tinggal di sebelah rumah saya, Ifan juga sudah sering memukul ayahnya. Beberapa kali ayahnya lari dan bersembunyi di rumah kami. Kami juga takut lalu mengunci semua pintu," ujar Sri Bulan, salah seorang warga.
Setiap kali selesai memukul, Ifan bersikap biasa saja, diam, seolah-olah tidak ada kejadian. Keesokan dia kembali membonceng ayahnya dengan speda motor butut milik ayahnya. Sejumlah warga sekitar juga tidak pernah berbual dengan Ifan, bahkan warga juga tidak pernah mendengar suara Ifan.
''Tadi waktu ayahnya masih di rawat di tempat praktik bidan, dia sempat mengatakan agar anaknya ditangkap saja, karena sudah sering mengancam dan membuat orang tuanya tidak tenang,'' ujar sejumlah warga.
Kapolres Bengkalis melalui Kasi Humas, Iptu Andri Saputra dihubungi mengatakan, sebelum ini Ifan sempat ditahan di Mapolres karena ada persoalan hukum, namun kemudian dilepaskan karena yang bersangkutan diketahui kurang waras.
''Untuk saat ini pelaku masih ditahan sambil menunggu langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya. Hal ini untuk menghindari kalau-kalau dia kembali mengamuk,'' ujar Andri.jfk