
Selesai sudah serangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Pers Nasional di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kini yang tersisa hanya kenangan.Berawal dari permintaan Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia, saat menggelar rapat persiapan HPN Provinsi Riau di Kabupaten Inhil Jumat (9/1/2015). Waktu itu, Dheni Kurnia minta semua pengurus PWI kabupaten kota di Riau tidak diam (yang artinya harus membuat kegiatan jurnalistik guna memperingati HPN di tiap kabupaten).
Rupanya permintaan H Dheni Kurnia itu langsung direspon Ketua PWI Meranti Ahmad Yuliar SIKom dan beberapa pengurus lainnya. Minggu (11/1/2015) atau dua hari setelah permintaan Ketua PWI Riau itu, Ahmad Yuliar menyatakan sikap dan bertekad membuat acara dalam memeriahkan peringatan HPN di Kepulauan Meranti.Meski waktu itu PWI Meranti belum genap berusia satu tahun, karena terbentuk pada tanggal 27 Februari 2014, setelah melakukan konferensi di Jalan Kartini Selatpanjang.Waktu itu Ahmad Yuliar mengatakan akan menggelar HPN di Meranti setelah acara HPN tingkat provinsi diperingati. HPN tingkat provinsi baru bisa terlaksana pada bulan Mei 2015 di Kabupaten Inhil.Usai HPN Riau di Inhil, panitia pelaksana HPN di Meranti gencar melakukan rapat dalam mencari kegiatan yang akan dibuat. Di ruangan berukuran 6 x 4 meter, puluhan insan pers yang terdiri dari pengurus serta simpatisan PWI Meranti terus saja menggodok kegiatan yang pas dilaksanakan. Puluhan kali dengan puluhan kegiatan pun sering menghiasi malam hari para pencari berita itu.Setelah melakukan pertimbangan dan evaluasi, barulah panitia menetapkan beberapa kegiatan antara lain lomba karya tulis, lomba foto, bhakti sosial, dan gerak jalan sehat bersama masyarakat.Setelah menetapkan kegiatan, tema, dan tanggal kegiatan, panitia mulai bertungkus lumus menyiapkan segala sesuatu. Beberapa proposalpun melayang guna mencari donator yang siap berpartisipasi. Surat-surat elektronikpun lebus-lebas masuk ke email, salah satunya email PWI Riau. Panitia mengundang ketua dan beberapa pengurus PWI Riau untuk hadir di Kota Sagu guna menyemarakkan malam puncah HPN tanggal 7 Mei 2015 itu.Berdasarkan koordinasi setelah itu, didapati bahwa Ketua PWI Riau tak bisa hadir di Meranti karena sedang ada urusan mendadak di Palembang. PWI Riau mengirim utusan. Datanglah Sekretaris PWI Riau Eka PN dan Wakil Ketua Bidang Organisasi A Hakim. Dua lelaki gagah itu tiba di Selatpanjang, Sabtu (6/6/2015) sore dengan menumpang transportasi laut Garuda Express.Senyum ramah keduanya keluar dengan sendirinya, tatkala melihat beberapa panitia yang sengaja menjemput di Pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang. Kedua tamu dari Provinsi Riau itu sengaja diarahkan untuk menaiki transportasi tradisional Meranti yaitu naik becak. Biar keduanya menikmati perjalanan dan melihat kondisi Kota Sagu. Keduanya menginap di salah satu hotel terbaik yang ada di Selatpanjang. Setelah mengobrol panjang dan bercerita hingga larut malam, keduanya beristrahat sementara beberapa panitia harus berjaga hingga pagi hari di lokasi jalan sehat yang mana panggungnya telah dipenuhi hadiah.Minggu (7/6/2015) pagi, ratusan warga Meranti sama-sama menikmati kegiatan jalan sehat yang digelar PWI. Dibuka oleh Kapolres Kepualuan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, ratusan warga Meranti itupun menyusuri jalan di Kota Selatpanjang. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, semuanya berolahraga. Selain sehat, beberapa hadiah menarikpun menanti pemenang yang diundi langsung. Waktu itu hadiah utamanya satu unit sepeda motor sumbangan dari Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi dan puluhan alat elektronik sumbangan beberapa donator.Barulah malam harinya digelar malam puncak HPN dan pengumuman pemenang lomba karya tulis maupun foto. Dengan dibantu Kemas Meranti, Sanggar Bathin Galang, malam puncak itu mampu menghibur undangan dan warga yang berada di sekitar Taman Cikpuan Selatpanjang. Banyak pihak datang malam itu. Baik Kaban/Kadis, Kapolres, Kapolsek, maupun beberapa pejabat penting di Meranti (dari instansi vertikal).Eka PN mewakili Ketua PWI Riau Dheni Kurnia, dalam sambutannya mengatakan, bahwa informasi PWI Meranti akan menggelar peringatan HPN telah diapresiasi. Sebab dengan usia yang masih sangat muda dan pengurus yang masih sedikit, PWI Meranti memberanikan diri. HPN di Meranti itupun sukses menjadi surprise (kejutan) bagi seluruh pengurus PWI Riau."PWI termuda ingin menggelar HPN, ini surprise bagi kami. PWI Meranti berani dan sukses," ujar lelaki yang pernah menjadi dosen di Jurnalistik UIN Suska Riau itu.Kata Eka PN, pada dasarnya misi utama pers itu memang harus mencerdaskan masyarakat, dan itu telah diamanatkan dalam UU No 4 tahun 1999. Wartawan juga harus dekat dengan masyarakat, dan menerima kritikan-kritikan. "Kalau dilihat dari beberapa kegiatan yang digelar kawan-kawan di Meranti, misi itu terlihat jelas dan PWI Meranti sukses," ujar Eka pula.Setelah sempat berhibur, mengobrol, tukar pendapat, dan memberi masukan-masukan, keduanya beristrahat, dan jam malampun menunjukkan bahwa tak lama lagi matahari akan keluar dari peraduannya. Kami pun tertidur pulas, setelah capek seharian beraktivitas.Senin (8/6/2015) siang, kedua perwakilan dari PWI Riau itu pulang ke Pekanbaru. Keduanya kembali menumpang transportasi laut dari Selatpanjang ke Tanjungbuton Siak. Meski perjalanan melelahkan, keduanya terlihat bersemangat. Meski pula keduanya sudah tidak bisa dibilang remaja, tapi semangat keduanya dalam mengembangkan PWI dan kegiatan pers harus diacungkan jempol.Pukul 13.30 WIB hari Senin itu Garuda Ekspres lepas tali dari ponton Pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang.Kini perhelatan sudah selesai. PWI Meranti dinilai sukses. Kini tinggal kenangan, bahwa kami telah membuktikan bahwa di usia muda PWI Meranti bisa. Kami dari pengurus PWI Meranti juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung hingga terlaksananya perhelatan HPN di Kabupaten Kepulauan Meranti itu. Semoga hubungan baik yang kita jalin selama ini bisa berlangsung terus hingga kita semua lupa bahwa jantung kita pernah berdetak, kita semua lupa bahwa di nadi kita dulunya ada darah yang mengalir.Terima Kasih...