DUMAI, GORIAU.COM - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region 1 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) berupaya menjaga persediaan Gas Elpiji mencukupi di wilayah Kerja Pemasaran Sumbagut meliputi 5 Propinsi yakni Propinsi Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.


Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I telah mengambil langkah-langkah persiapan sebagai berikut:


1. Memberikan tambahan alokasi 3 kg dan 12 kg secara proposional untuk menjaga ketahanan Stock di masyarakat.


2. Monitor lapangan lebih intensif terkait penyaluran Elpiji 3 Kg di level pangkalan dan pengecer.


3. Memasang spanduk harga LPG 12 kg di tingkat Agen dan SPBU.


Brasto Galih Nugroho I External Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region 1 Sumbagut kepada GoRiau.com Senin (6/1/2014) mengungkapkan untuk hasil monitoring lapangan Tim Satgas LPG tanggal 5 Januari 2014 kondisi stok dalam keadaan aman dengan harga jual sesuai spanduk yang telah terpasang.


Harga Jual elpiji 12 kg eks Agen diluar radius 60 km dari Stasiun Pengisian Pengangkutan Elpiji Khusus (SPPEK) yang ditunjuk Pertamina adalah harga jual Agen ke konsumen ditambah dengan biaya angkutan yang disesuaikan dengan ketentuan biaya angkutan dalam surat keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.


"Pertamina juga meng-optimalkan SPBU dan Modern Outlet sebagai tempat penjualan LPG 12 Kg," ungkapnya.


Ditambahkannya, apabila masyarakat menemukan hal-hal diluar ketentuan tersebut dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 500000, SMS 08159500000 atau pcc@pertamina.com.(egy)