TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan berpesan kepada siapun yang menjadi ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Inhil untuk membawa PGRI menjadi lebih baik serta menghilangkan unsur-unsur politik dari persatuan ini.

‎ ''Saya berharap, PGRI memang wadah bagi para guru, jadi yang menjadi pemimpin harus dari guru dan untuk guru,'' ujar Bupati dalam sambutannya saat pembukaan konferensi PGRI, Sabtu (21/3/2015).

Dikatakan HM Wardan, kenapa PGRI tidak boleh ada lagi unsur dan nilai-nilai politik, karena PGRI adalah organisasi yang profesional bagi orang-orang yang mau bekerja dengan iklas dan tulus demi guru.

''Saya berharap PGRI dapat menjadi mitra pemerintah dalam bersama-sama memajukan pendidik‎an,'' harap HM Wardan.

Sementara itu, konferensi yang di‎laksanakan selama satu hari tersebut diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari 3 orang perwakilan dari setiap kecamatan.‎ 

Dalam konferensi yang mengangkat tema, “Memantapkan Jati Diri, Visi dan Misi PGRI dalam Reformasi Pendidikan Nasional dengan Spirit Baru Inhil Menuju tatanan Indragiri Hilir yang bermarwah dan Bermartabat” itu, juga dilaksanakan pemilihan Ketua PGRI masa kepemimpinan 2015-2020.

Dan setelah melalui pemilihan terbuka, akhirnya terpilih Yaswar yang merupakan Kepala Sekolah SMA PGRI menjadi Ketua PGRI, Halidi Kepala Sekolah SDN 009 Kota sebagai Wakil Ketua dan Taufik Kelapa Sekolah SDN 019 Tembilahan Kota sebagai Sekretaris.‎(ayu) ‎