
PEKANBARU - Upaya pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau terus berlanjut, Kamis (18/8/2016), salah satunya di Kabupaten Pelalawan. Di sini, fokus Satgas darat berada di dua lokasi, antara lain Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dan Teluk Meranti.
Dua tempat tersebut mengalami kebakaran hebat dalam dua hari ini. TNTN misalnya, ada 20 hektar hutan disitu hangus. Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto bahkan harus ke sana memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.
Supriyanto bahkan sampai minta bantuan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman agar pemerintah setempat (Pelalawan) turut membantu alat pemadaman, termasuk juga menghubungi Bupati Pelalawan.
Informasi yang diperoleh GoRiau.com sampai malam ini, beberapa bantuan seperti tanki air sudah tiba di TNTN, kiriman dari Pemkab, BPBD setempat serta PT RAPP. Sementara di Teluk Meranti, Kapolres Pelalawan ditugasi langsung oleh Kapolda untuk memimpin operasi pemadaman.
"Di sana (Teluk Meranti, red) ada sekitar 30 hektar lahan yang terbakar. Saya sudah perintahkan Kapolres untuk menginap, sampai kebakaran selesai, termasuk melakukan pendinginan," kata Brigjen Supriyanto kepada GoRiau.com, Kamis malam.
Terpisah, Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo yang dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, lokasi kebakaran ini berada di Dusun III Sibekek, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti. "Alhamdulillah sampai malam ini sudah padam," ungkapnya.
"Sekarang tinggal proses pendinginan sekaligus mengontrol titik yang berpotensi terjadinya Karlahut. Kita kerahkan sekitar satu SSK (Satuan Setingkat Kompi)," tutupnya. ***