RENGAT, GORIAU.COM - Demi menghindari pengisian BBM non subsidi, puluhan mobil angkutan CPO yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu, khususnya Kota Rengat rela menginap di SPBU. Mereka tak melanjutkan perjalanan karena menunggu masuknya BBM subsidi jenis solar ke SPBU.

Pantauan media ini ke SPBU Rengat yang berada di Danau Raja Rengat, hampir setiap malam terjadi antrian Panjang mobil tronton dan angkutan CPO di SPBU tersebut.

Keterangan Herman, warga yang ada disekitar SPBU, sejak diberlakukanya Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomer 1 2013 tentang pengendalian penggunaan BBM sejak tanggal 1 Januari 2013 yang lalu, antrian mulai terlihat dan semakin hari semakin panjang.

Bahkan, tambahnya, antrian tersebut mencapai ratusan meter yaitu ke lokasi Danau Raja Rengat dan ada juga yang mengarah ke Desa Kuantan Babu. Biasanya antrian ini dimulai dari sore harinya, karena solar yang masuk pada sekitar jam satu malam akan habis pada pagi harinya.

''Kita mengharapkan ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum terhadap hal ini, jika tidak, sama saja dengan ada atau tidaknya aturan, mereka tetap akan mengemplang BBM subsidi,'' harapanya.

Sementara itu, Kabag Ekonomi Setdakab Inhu, Dahjoni ketika dihubungi via selulernya, Sabtu (16/3/2013), Pemkab Inhu akan membentuk tim yang terdiri dari berbagai dinas dan instansi seperti Dinas Perkebunan (Disbun), Dinas Kehutanan (Dishut), Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Dinas Perhubungan (Dishub) serta Kepolisian. (aun)