
PEKANBARU, GORIAU.COM - Peristiwa kecelakaan dalam berlalu lintas terus terjadi di wilayah Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru. Bahkan korban meninggal dunia akibat luka parah 'buah' dari ketidak-hati-hatian terus saja bertambah.
Satuan Kepolisian Lalu Lintas Polresta Pekanbaru kepada wartawan, Senin siang (18/11/2013) menyatakan jumlah korban tewas akibat kecelakaan saat berkendara di daerah itu telah mencapai empat jiwa. Itu belum termasuk yang tidak dilaporkan ke unit khusus di kepolisian.
Kepala Satuan lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Kompol M Mustofa mengatakan, ragam peristiwa laka lantas itu diakibatkan berbagai faktor. Salah satunya kelalaian, minimnya pengetahuan rambu-rambu lalu lintas, serta berkendara dengan ugal-ugalan.
Peristiwa laka lantas terakhir terjadi barusan, sekitar pukul 11.45 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda motor jenis bebek, Tinor Lumban Tobing (30) dikabarkan tewas setelah terlindas bus Transmetro Pekanbaru.
Korban dikabarkan merupakan ibu rumah tangga yang juga bekerja di salon, tercatat di kartu identitas (KTP) sebagai warga Jalan Karya IV Kayu Aro, Desa Tanah Merah, Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Namun korban selama beberapa bulan terakhir, menurut sumber kepolisian, telah tinggal di Jalan Fajar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru bersama suaminya, Dani (32), pegawai perusahaan swasta. "Dengan demikian, sampai pada pertengahan November 2013, telah ada empat korban laka lantas yang meninggal dunia. Jumlah kasus menjadi sembilan kasus. Ini belum termasuk yang tidak terdata di kami," kata Kasat Lantas.
Mustofa mengatakan, jumlah angka laka lantas dan korban meninggal dunia akibat peristiwa itu hampir sebanding dengan tahun lalu.
Ia menjelaskan bahwa pada Januari - November 2012 terjadi 15 kali kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan empat orang meninggal dunia. ementara korban luka berat tahun ini, hanya ada dua orang atau lebih sedikit dibandingkan tahun 2012 yang mencapai empat orang.
Sementara yang mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas, kata dia, tahun ini tercatat sebanyak sembilan orang atau berkurang dibandingkan tahun 2012 yang mencapai angka 15 orang.
Kepolisian Daerah Provinsi Riau menyatakan bahwa data dari Januari hingga September 2013 tercatat sebanyak 517 warga di berbagai wilayah kabupaten dan kota termasuk Pekanbaru tewas akibat kecelakaan berkendara di jalan. Jumlah tersebut belum termasuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan pada Oktober dan November 2013 yang diperkirakan ada sebanyak 5 orang.(fzr/ant)