
DUMAI, GORIAU.COM - Jika tidak ada kendala dan perubahan, maka Pengumuman Hasil Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013 - 2014 untuk tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas) / MA (Madrasah Aliyah) dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Kota Dumai akan di umumkan pada Selasa, 20 Mei 2014.
''Pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013 - 2014 untuk tingkat SMA sederajat, jika tidak ada perubahan dan kendala dijadwalkan pada hari Selasa tanggal 20 Mei 2014, “ ujar Ketua Panitia UN Tingkat SMA sederajat Kota Dumai Drs Misdiono akhir pekan kemarin di ruang kerjanya.
Menurut Misdiono, pemeriksaan UN dilakukan di pusat dan berdasarkan jadwal, hasil UN akan diumumkan pada 20 Mei 2014.
''Hasil UN akan diumumkan pada 20 Mei 2014, yang jelas Dinas Pendidikan Kota Dumai hingga kini masih menunggu hasil pengumuman UN untuk tingkat SMA/MA dan SMK sederajat yang akan dikirim dari pusat dalam waktu dekat ini,” sebutnya.
Lanjut Misdiono yang juga menjabat sebagai kepala Bidang Pendidikan Menengah pad Dinas Pendidikan Kota Dumai, penetapan kelulusan siswa tahun ini sama dengan tahun lalu. Nilai kelulusannya ditentukan dengan cara penggabungan nilai akhir sekolah dan nilai UN.
''Nilai Ujian Sekolah memiliki bobot 40 persen yang diambil dari penggabungan nilai rapor dan nilai ujian sekolah lalu diberi nama nilai akhir sekolah,” ungkapnya.
Selanjutnya, nilai akhir sekolah digabungkan dengan nilai UN, nilai UN memiliki bobot 60 persen. “ Kedua bobot yang didapat siswa ini akan digabungkan sehingga didapat hasil yang disesuaikan dengan standar kelulusan yang telah ditetapkan,” imbuh Misdiono seraya mengatakan, terkait hasil UN nantinya, akan diumumkan langsung melalui sekolah masing-masing yang biasanya akan ditempel di papan - papan pengumuman sekolah.
Terakhir kata Misdiono, pada saat penyelenggaraan UN pada 14 April lalu, sebanyak 15 Siswa SMA sederajat yang telah dinyatakan gagal UN akibat DO (Drop Out) dan dipastikan tidak lulus UN tahun ini. Mereka yang di DO itu, karena tidak mengikuti UN dan UN susulan disebabkan berbagai alasan, yang jelas tanpa adanya keterangan yang jelas.
Dimana, ke 15 Siswa yang tidak lulus UN itu berasal dari, 9 siswa dari SMA Swasta Budhi Darma, satu siswa dari SMK Negeri 3, satu siswa dari dari MA Baiturrahman, dua siswa dari SMK Negeri 1, satu siswa dari SMA Negeri 5 dan satu siswa lagi dari SMA Swasta PGRI Dumai.
Dari rangkuman, dari total peserta UN tingkat SMA Sederajat di Kota Dumai sebanyak 3.765 siswa yang berasal dari 30 SMA sederajat sebegai penyelenggara Ujian Nasional (UN) dan telah terdaftar dalam DNT (Daftar Nominasi Tetap) peserta Ujian Nasional tahun 2014 ini, akhirnya telah berkurang menjadi 3.750 siswa. Hal ini terjadi, lantaran 15 siswa peserta UN telah dinyatakan gagal UN akibat Drop Out, oleh Panitia UN setempat.
Dimana, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Dumai mencatat sebanyak 3.750 siswa yang berasal dari 30 SMA sederajat yang ada di kota Dumai, telah mengikuti UN dengan baik. Dari jumlah Peserta UN itu ditempatkan didalam 222 ruang ujian yang akan diawasi oleh 444 Pengawas ruang.
Dengan rincian, sebanyak 1.231 siswa berasal dari SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri dengan jumlah ruang sebanyak 67 ruang dan diawasi 134 pengawas ruang, 653 siswa berasal dari SMA Swasta dengan jumlah ruang sebanyak 38 ruang dan diawasi 76 pengawas ruang. Sehingga total peserta UN yang berasal dari 12 SMA Negeri dan Swasta yang ada di kota Dumai sebanyak 1.884 Siswa, dengan jumlah ruang sebanyak 105 ruang serta diawasi sebanyak 210 pengawas ruang.
Sedangkan peserta UN yang berasal dari Madrasah Aliyah (MA) Negeri sebanyak 149 siswa dengan jumlah ruang 8 ruang yang diawasi 16 pengawas ruang dan MA Swasta sebanyak 135 siswa dengan jumlah ruang 12 ruang yang diawasi 24 pengawas ruang. Sehingga total peserta UN yang berasal dari 9 Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta yang ada di kota Dumai sebanyak 284 Siswa, dengan jumlah ruang sebanyak 20 ruang yang akan diawasi 40 Pengawas ruang.
Kemudian, untuk peserta UN yang berasal dari SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri sebanyak 1.023 siswa dengan jumlah ruang 61 ruang yang diawasi 122 pengawas ruang dan SMK Swasta sebanyak 556 siswa dengan jumlah ruang 35 ruang yang diawasi 70 pengawas ruang. Sehingga total peserta UN yang berasal dari 8 SMK Negeri dan Swasta yang ada di kota Dumai sebanyak 1.578 Siswa, dengan jumlah ruang sebanyak 96 ruang yang akan diawasi 192 Pengawas ruang.
Ternyata, tidak hanya sekolah seperti SMA/MA dan SMK saja yang mengikuti Ujian Nasional, tetapi satu SMALB (Sekolah Menengah Atas Luar Biasa) yang ada di kota Dumai juga memiliki tiga (3) siswa yang akan mengikuti ujian nasional di tahun 2014 ini, yang akan ditempatkan dalam satu ruang dan diawasi dua (2) pengawas ruang.
''Secara total siswa SMA sederajat yang mengikuti UN di kota Dumai sebanyak 3.765 siswa, karena 15 siswa kita nyatakan gagal UN akibat DO, maka siswa kita yang menjadi peserta UN tingkat SMA Sederajat di kota Dumai sebanyak 3.750 siswa dan ribuan siswa tersebut hanya tinggal menunggu hasil UN saja. Sesuai dengan jadwal, hasil UN akan di umumkan pada 20 Mei 2014 mendatang,” pungkas Misdiono. (dcp)