
SELATPANJANG - Dijadwalkan, Selasa (31/10/2017) 4 (empat) atlet Pencak Silat yang mengikuti Porprov IX di Kampar asal Kepulauan Meranti kembali diturunkan. Keempatnya bermain di kategori laga babak penyisihan.
Kata Ketua Pelatih Silat Sugito, harapan besar selalu digantungkan kepada empat atlet silat itu. Diharapkan keempat pesilat dari Kota Sagu bisa mendapatkan hasil yang maksimal sehingga bisa melaku ke babak berikutnya dan membuka peluang mendapat mendali.
Menurut Sugito, meski dalam iven besar seperti ini anak asuhnya minim pengalaman, namun pihaknya tetap optimis. "Melihat semangat dan kegigihan para atlet, kita yakin mereka mampu mempersembahkan yang terbaik untuk Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Sugito.
Sementara itu, Bimpres (bimbingan prestasi) Sawaluddin, berpesan kepada atletnya agar bisa berjuang dengan maksimal. Namun demkian, tentunya harus disertai dengan doa-doa, karena bagaimanapun manusia itu hanya bisa beruusaha segala sesuatunya di tentukan oleh sang pencipta yakni Allah SWT.
"Selagi ada kesempatan, berjuanglah dengan maksimal, peluang tentunya masih terbuka," ujar Syawal.
"Jadilah pesilat yang sejati. Carilah kemenangn dengan cara satria, junjung tinggi sportifitas. Menang kalah lah dengan satria," pesan laki-laki yang sering dipanggil Pendekar Kumis itu.
Adapun 4 pesilat Kepulauan Meranti kategori laga yang diturunkan pada babak penyisihan, Selasa (31/10/2017) antara lain;
1. Kelas C Putra, Kepulauan Meranti menurunkan Ridho Dwi Peroza. Rido akan berhadapan dengan pesilat dari Kota Dumai atas nama Syahrul Ikhsan;
2. Kelas G Putra, Kepulauan Meranti menurunkan Dedek H yang akan berhadapan dengan pesilat dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil);
3. Kelas A Putra, Kepulauan Meranti menurunkan Narn Arad yang akan berhdapan dengan Fauzan Aulia Amri dari Kota Pekanbaru; dan
4. Kelas D Putri, Kepulauan Meranti menurunkan Setiawati yang akan berhadapan dengan R Iski Salimah dari Kota Pekanbaru. ***