
PEKANBARU, GORIAU.COM - Perkembangan positif mulai terlihat pada harga tandan buah segar (TBS) sawit Riau. Untuk periode hingga awal bulan Februari mendatang, TBS sawit Riau untuk usia 10 tahun keatas sebesar Rp1.362,94 perkilo atau naik Rp13,68 perkilogram.
"Berdasar hasil rapat tim penetapan harga TBS sawit di Provinsi Riau, Selasa (29/1/2013) di kantor PT Sari Lembah Subur, Kecamatan Ukui di Kabupaten Pelalawan telah ditetapkanya harga TBS sawit periode 30 Januari hingga 5 Februari 2013 itu yakni Rp1.376,80 perkilo atau naik sebesar Rp13,86 perkilo," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) di Disbun Riau, Ferry HC usai rapat harga kepada wartawan, Selasa (29/1/2013)
Ia mengatakan, untuk kali ini rapat harga TBS sawit diselenggarakan di PT Sari Lembah Subur yang dihadiri Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Riau dan jajaran, perwakilan perusahaan dan Aspekpir.
Dijelaskan, penetapan harga dilakukan setelah pengumpulan data penjualan CPO serta kernel dari sejumlah perusahaan perkebunan pemilik PKS yang ditetapkan sesuai SK Gubenur. Data tersebut, katanya yang diolah oleh tim penetapan harga.
"Dari hasil olahan data-data penjualan perusahaan itu, maka didapatkan untuk indeks 'K' sebesar 86,89 persen, dan harga CPO Rp6.591,15, serta harga Kernel Rp2.875,74. Maka, kesimpulanya disepakati antara perwakilan perusahaan dengan Aspekpir itu harga TBS sawit ini naik sebesar Rp13,86 perkilo," katanya.
Disinggung akan harga CPO saat ini ditingkat pasaran dunia, Ferry menjelaskan, masalah harga TBS sawit memang dipengaruhi akan penjualanya CPO. Tetapi saat ini harga CPO dipasaran dunia masih menggembirakan. Harga TBS ini sambungnya memang dalam setiap pekan perhitungan selalu saja berfluktuasi. (rdi)