
PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit bagi pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau kembali terkoreksi. Penurunan nilai jual ini berlaku untuk periode satu minggu ke depan, menyusul anjloknya harga kernel di pasaran.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr Defris Hatmaja, SP MSi memimpin langsung rapat penetapan harga pada Selasa (11/8/2026). Hasil kesepakatan tim mencatat penurunan tertinggi menimpa kelompok umur 9 tahun, yakni susut Rp61,75 per kilogram atau sekitar 1,57 persen dari periode sebelumnya.
"Harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra swadaya mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga kernel," jelasnya usai penetapan harga.
Rincian Penurunan Harga Komoditas
Lebih jauh Defris mengurai dinamika harga komoditas turunan kelapa sawit yang menjadi komponen penghitungan. Harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) tercatat mengalami penurunan sebesar Rp41,75 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya. Tekanan lebih berat terjadi pada harga kernel yang merosot tajam hingga Rp1.084,68 per kilogram.
Dalam perhitungan pekan ini, tim menggunakan harga rata-rata CPO sebesar Rp15.735,77 per kilogram dan kernel Rp14.443,32 per kilogram. Sementara itu, harga cangkang kelapa sawit dipatok Rp24,45 per kilogram dengan indeks K sebesar 92,40 persen serta persentase BOTL 0,77 persen.
Terkait adanya sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, mekanisme penetapan tetap berpegang tegas pada regulasi. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024, jika terkena validasi kedua, tim mengacu pada harga rata-rata PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), di mana CPO berada di angka Rp15.725,00 per kilogram dan kernel Rp15.138,00 per kilogram.
Daftar Harga TBS Mitra Swadaya (12–18 Agustus 2026)
Berikut rincian harga pembelian TBS kelapa sawit pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau yang berlaku mulai Rabu (12/8/2026) hingga Selasa (18/8/2026) mendatang: