
PEKANBARU - Fluktuasi pasar global kembali menekan harga komoditas andalan Provinsi Riau. Memasuki periode Rabu hingga Selasa (12-18/8/2026), harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit bagi petani mitra plasma mengalami pelemahan menjadi Rp3.941,29 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi memaparkan, penurunan nilai jual ini telah disepakati oleh tim penetapan harga yang secara ketat mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permentan Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Pemicu Koreksi Harga
"Penurunan harga tertinggi pekan ini menimpa tanaman kelapa sawit kelompok umur sembilan tahun, yakni turun Rp70,53 per kilogram atau sekitar 1,76 persen dibandingkan periode lalu," jelas Supriadi.
Lebih lanjut, ia merinci pelemahan nilai jual TBS kali ini murni didorong oleh merosotnya harga komoditas turunan di pasaran. Tercatat, harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) minggu ini turun sebesar Rp50,43 per kilogram, sementara harga kernel anjlok cukup dalam mencapai Rp1.267,57 per kilogram dibandingkan minggu lalu.
Untuk melengkapi perhitungan, tim menetapkan indeks K di angka 93,39 persen, dengan harga cangkang kelapa sawit dihargai sebesar Rp18,27 per kilogram.
Tata Kelola Sesuai Regulasi
Terkait kondisi di lapangan dimana terdapat beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, Supriadi memastikan mekanisme perhitungan tetap berjalan adil. Sesuai amanat Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024, tim menggunakan harga rata-rata, atau beralih ke harga acuan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) jika terkena validasi kedua.
"Harga rata-rata CPO KPBN periode ini berada di angka Rp15.725,00 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN tercatat sebesar Rp15.138,00 per kilogram," urainya.
Di tengah tren penurunan harga ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau terus mengawal ketat tata kelola penetapan harga agar tetap berkeadilan bagi petani dan pihak perusahaan yang bermitra.
"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya serius dari seluruh pemangku kepentingan. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Rincian Harga TBS Mitra Plasma Riau (12-18 Agustus 2026)
Berdasarkan tabel rendemen hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, berikut rincian harga pembelian TBS petani mitra plasma di Riau untuk satu minggu ke depan: