
JAKARTA - Harga emas buatan UBS, Antam dan Galeri24 kompak stagnan di Pegadaian. Kondisi ini terpantau Senin (15/6/2026) pukul 07.47 WIB.
Laman Sahabat Pegadaian menunjukkan harga emas UBS ditetapkan Rp 2.709.000 per gram. Harga emas antam dipatok Rp 2.820.000 per gram. Harga emas Galeri24 dibanderol Rp 2.696.000 per gram. Harga itu sama seperti tertera di laman Sahabat Pegadaian Minggu (14/6/2026).
Setiap produk memiliki batasan kuantitas yang dijual di Pegadaian:
Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian masing-masing produk dikutip dari Antara:
Harga Emas Galeri24
Harga Emas Antam
Harga Emas UBS
Harga emas dunia mengalami pergerakan bergejolak sepanjang pekan lalu. Mengutip Kitco News Senin (15/6/2026), tekanan datang dari data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan, memanasnya kembali konflik di Timur Tengah, serta meningkatnya ekspektasi kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve (The Fed).
Pada awal pekan lalu harga emas spot sempat naik hingga menyentuh US$ 4.362,94 per ons. Harga emas berbalik turun tajam setelah Iran mengisyaratkan berakhirnya operasi militer terhadap Israel dan inflasi AS pada Mei tercatat sebesar 4,2 persen secara tahunan.
Logam mulia tersebut bahkan sempat menyentuh level terendah mingguan di US$ 4.023,10 per ons pada Rabu, sebelum akhirnya pulih dan ditutup di level US$ 4.210,52 per ons pada akhir pekan.
Survei mingguan Kitco News menunjukkan pelaku pasar masih berhati-hati menjelang pertemuan The Fed. Sentimen investor ritel berubah menjadi bearish setelah harga emas mendekati level US$ 4.000 per ons.
"Naik. Probabilitasnya, meskipun tidak terlalu besar, menunjukkan bahwa emas kemungkinan telah mencapai titik terendahnya. Seiring konflik Iran mendekati akhir, dolar AS akan kehilangan sebagian daya tariknya sebagai aset safe haven dan hal itu akan menjadi positif bagi emas. Selain itu, penurunan harga minyak akan mengurangi tekanan untuk kenaikan suku bunga," papar Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day.
"Jika kesepakatan damai tercapai dan hal itu menyebabkan penurunan signifikan dolar AS, yang belum tentu terjadi, maka emas dapat kembali menguat seiring membaiknya sentimen pasar. Namun untuk saat ini, meskipun reli kemarin cukup kuat, emas masih berada di zona berbahaya," tambah Analis pasar senior Trade Nation, David Morrison. ***