
PEKANBARU, GORIAU.COM - Mahalnya harga eceran BBM jenis premium di sebagian besar wilayah Riau beberapa hari terakhir, membuat sejumlah operasional angkutan umum lebih memilih 'memarkirkan' angkutannya.
Sempat terjadi mogok angkutan umum karena kenaikan BBM di beberapa kabupaten dan kota di Riau hingga saat ini. Kenaikan BBM yang disetujui pada Pemerintahan Joko Widodo dinilai cukup 'melukai' hati rakyat.
Ketika hal ini ditanyakan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, dirinya mengatakan bahwa kenaikan harga premium eceran lebih kepada masalah distribusi.
"Itu masalah distribusi, tetapi nanti kita akan suruh instansi terkait melakukan pengecekan ke lapangan," ujar Plt Gubernur Riau kepada GoRiau.com, Jumat (21/11/2014).
Eceran premium di beberapa daerah ada yang mencapai Rp10-15 ribu per liter. Sementara kenaikan harga BBM telah ditetapkan dari Rp6.500 menjadi Rp8.500.***