
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kepolisian Resort Siak hingga saat ini belum berhasil meringkus maling dengan memecahkan kaca mobil Bendahara Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Siak. Padahal kejadian tersebut sudah hampir satu bulan lamanya.
"Saat ini kami masih melakukan penyidikan dan memburu pelaku," ujar Kapolres Siak Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Siak Suparno kepada GoRiau.com, Rabu (15/1/2014).
Suparno mengakui, pihak kesulitan dalam meringkus pelaku. Pasalnya, saat kejadian tidak ada satu orang pun saksi yang melihat. "Gimana mau mengenali pelaku, tak ada satu pun yang melihat," katanya.
"Walau demikian, kami tetap melakukan pengejaran terhadap gerombolan maling ini," ulas Suparno.
Pencurian tersebut terjadi pada 20 Desember 2013 lalu. Saat itu, Bendahara Disparpora Siak Izhar Syafawi baru saja mengambil uang di Bank Riaukepri. Ia ingin pulang ke rumahnya, namun mampir dulu di salah satu rumah makan di Siak.
Tanpa ia sadari, saat itulah kawanan maling beraksi. Kaca mobil miliknya pecah dan tas berisi uang tersebut hilang. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Saat pengejaran, Polisi berhasil menemukan tas yang dipakai untuk menyimpan uang. Namun, uang tersebut tidak ada. Tas hanya berisi Laptop dan handphone merk Blackberry.
Menurut sumber kepolisian, aksi Curat tersebut murni kasus pencurian. Tidak ada unsur-unsur kesengajaan.(san)