PEKANBARU, GORIAU.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau memastikan, H-10 atau sepuluh hari jelang lebaran tahun ini, seluruh pengerjaan dan perbaikan jalan dihentikan. Karena itu, seluruh pelaksana proyek diminta untuk mengejar ketertinggalan penyelesaian jalan.

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kemacetan seperti yang terjadi di beberapa titik yang tengah mengalami perbaikan jalan. Karena perbaikan jalan, memaksa jalur hanya bisa digunakan satu arah dengan sistem buka-tutup.

"Untuk itu, H-10, tak ada lagi pengerjaan dan perbaikan jalan, agar jangan lagi terjadi kemacetan," kata Kabid Angkutan Darat Dishub Riau, Yasril, pekan lalu.

Namun disampaikan Yasril, alat berat tetap disiagakan di titik-titik rawan, baik itu longsor, kerusakan jalan dan lainnya. "Alat berat kita siapkan di titik-titik rawan," ungkapnya.

Berdasarkan survei terakhir yang dilakukan Dishub Riau, tercatat sebanyak 72 titik rawan yang tersebar di 12 kabupaten/kota. Namun dari jumlah tersebut, 18 diantaranya tergolong prioritas.

Dishub se-Riau telah menyiapkan 72 pos. Diantaranya Inhil (16), Bengkalis (12), Pelalawan (6), Rohil (6), Dumai (5), Kampar (5), Kuansing (4), Siak (4), Rohul (3), Pekanbaru (2), Inhu (3).***