
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dengan menggunakan teknologi terbaru, atraksi pembukaan PON XVIII di Provinsi Riau akan menampilkan keindahan gelombang bono yang ada di Sungai Kampar. Penampilan bono dengan gelombang besarnya dalam bentuk animasi ini diyakini akan menjadi tontonan yang paling mengesankan, apalagi di bono besar ada orang berselancar.
Konsultan Visi Multimedia Acara Pembukaan PON, Onggo IKJ kepada wartawan, Selasa (4/9/2012) di Pekanbaru mengatakan pihaknya sengaja mengangkat tema air pada acara pembukaan ini karena budaya Melayu memang berasal dari air, terutama kehidupan sungai.
Sejak dulu sebagian masyarakat Melayu memang sangat tergantung pada sungai yang mengalir di daerah ini. "Karena itulah kita sepakat untuk mengangkat air ini sebagai tema dalam acara pembukaan PON XVIII pada 11 September nanti," ungkapnya.
Adapun penggunaan teknologi animasi ini untuk menciptakan efek air di tengah-tengah lapangan yang menjadi tempat acara pembukaan PON. "Melalui penggunakan teknologi D3, seluruh penonton akan melihat pemandangan air di tengah lapangan," ungkapnya.
Menurut Onggo, jarang sekali event-event besar lainnya menggunakan teknologi animasi dalam waktu cukup lama. Hanya di pembukaan PON ini saja teknologi itu digunakan dalam waktu lama, sehingga ini bakal menjadi daya tarik yang sangat mendalam bagi para penonton.
Disebutkannya, untuk acara pembukaan yang menggunakan teknologi canggih ini sudah dirancang sejak bulan Februari lalu. Sejumlah seniman asal Riau telah sepakat memberikan dukungan terhadap PON ini dengan menyuguhkan acara pembukaan yang spetakuler.
Onggo menyebutkan lagi, acara yang skenarionya ditulis Sastrawan Riau Taufik Ikram Jamil ini akan didukung oleh sebanyak 1.600 penari. Para penari itu direkrut dari para pelajar yang ada di Riau. "Jadi ini benar-benar persembahan orang-orang Riau untuk event olahraga terbesar nasional ini," ungkapnya lagi.
Tentang Stadion Utama Riau
Rakyat Indonesia khususnya warga Pekanbaru boleh berbangga diri, karena pembangunan Stadion megah berstandar Internasional sudah rampung. Stadion ini sendiri dibangun untuk menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau yang akan berlangsung dari 9 - 20 September 2012 nanti. Stadion megah yang kabarnya terbesar setelah Gelora Bung Karno ini selain digunakan untuk PON XVIII juga digunakan untuk pergelaran Islamic Solidarity Games 2013 yang diikuti oleh negara-negara anggota OKI sebanyak 57 negara dan Kualifikasi Piala Asia AFC U-22 tahun 2014. (*/prc)
Inilah Spesifikasi Stadion Utama Riau
Nama : Stadion Utama PON XVIII Riau
Dibangun : Oktober 2009
Lokasi : Kawasan UR Panam
Luas Lahan : 66,4 ha
Luas Gedung : 7,4 ha
Kapasitas : 43.923 (seat) All single seat
Pendingin ruangan : AC Central
Venue : Pembukaan dan Penutupan PON serta semifinal dan final sepakbola
Pemenang Tender : PT Wika, PT PP dan PT Adhi Karya
Biaya : Rp 858 miliar (multiyears)
Konsep Bangunan : Desain modren rangka perahu
Material : Import
Atap memakai bahan Kalzif (Yunani)
Klasifikasi : kelas 1 ( memenuhi standar FIFA)
Tekstur daun : Halus
Arah tumbuh daun : Keatas (Straight up)
Warna daun : Hijau kebiruan
Proses/bahan/bibit : Habitat 3 laburatory,Research & Nursery jakarta (1,5 bulan)
Bahan tanam : Spring (stolan)
Tehnik penanaman : Tandur (manual spriging technical).(=14 hari), Intensifikasi pertumbuhan dan pemeliharaan : 3,5 - 4 bulan
Pelapis rangka ACP (Jerman)
Rumput (Brasil)
Skoring Board (USA)
Sound System (Jerman)
Ligthing spesial permanen.(Dispora Riau)
Perakaran : kuat,keras,saling menjalin sebagai "konstruksi akar",
Media tumbuh/top layer : pasir yg memenuhi syarat
Aspek fungsional : Tidak licin, guliran bola lurus, tdk mencederai atlet
Guliran bola(ball roll)=11,6 m, Pantulan bola (ball rebound) =1,5 m
Aspek estetika : Anggun dan dapat di buat motif / megah,Tinggi pemotong daun : 3 - 4 cm.