BENGKALIS - Ahmad Zainal (53), warga Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis sempat bingung ketika kendaraan beserta grobak yang dikendarainya di berhentikan beberapa Polisi Polres Bengkalis saat menggelar operasi simpatik.

Anehnya, pria paruh baya itu bukan ditilang, tetapi Polisi memberikan helm baru berstandar SNI kepadanya karena Helm yang dikenakan sudah tidak layak pakai. Wajah sumbringah pun langsung terlihat dari wajah penarik grobak itu.

''Alhamdulillah. Awak tak ado duet nak beli helm baru. Tindakan Polisi sangat hormat dan mulia,'' ucap Ahmad Zainal bersyukur, Kamis (10/3/2016).

Selain mendapatkan helm dari Polisi, Ahmad Zainal juga mendapat sebungkus permen dan brosur tertib lalu lintas.

Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Alex Sandy Siregar, menjelaskan dalam operasi simpatik, Polisi Satlantas gabungan terus berusaha mengambil simpatik masyarakat agar tertib berlalu lintas.

''Kami berharap, operasi yang mengedepankan non penilangan ini bisa lebih menyentuh kesadaran masyarakat agar patuh terhadap aturan lalu lintas seperti diatur dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009,'' ungkap Alex.

Terkait pemberian helm kepada pengguna jalan, sebut Kasat, Satlantas Polres Bengkalis telah menyiapkan ratusan helm khusus bagi pengguna jalan yang berusaha semaksimal mungkin mematuhi peraturan lalu lintas.

''Namun kita tahu, sebagian masyarakat kita sangat terbentur masalah finansial untuk membeli helm standar. Setiap harinya, kita membagikan 25- 50 helm kepada pengguna jalan, itu gratis tanpa imbalan apapun,'' pungkas AKP Alex Sandy Siregar.(ail)