PEKANBARU- Kendati harus bersaing dengan puluhan bakal calon lainnya, Muller Tampubolon mengaku optimis bisa dipilih PDI Perjuangan untuk diusung sebagai calon wakil walikota di Pilwako Pekanbaru, 15 Februari 2017 mendatang.

Berbekal dukungan dari 10 PAC PDI Perjuangan di Pekanbaru dan didampingi kader senior AB Purba, Muller menyerahkan formulir sebagai balon wakil walikota ke Sekretariat PDI Perjuangan Kota Pekanbaru, Kamis (10/3/2016). Kedatangan Muller disambut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru Robin Hutagalung dan Ketua Panitia Penjaringan Said Mahdi.

"Saya didukung 10 dari 12 PAC yang ada di Pekanbaru. Saya siap bersaing dengan bakal calon lainnya untuk mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan guna maju di Pilwako nanti," kata Muller kepada GoRiau.com, usai menyerahkan formulir wakil walikota kepada Said Mahdi.

Muller berkeinginan untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang moderen, bersih, makmur, taat dan bersahabat. "Tentu visi saya ini bisa dilaksanakan jika saya dipercaya memimpin Kota Pekanbaru pada Pilwako nanti," jelasnya.

Robin Hutagalung menegaskan, kendati ada 26 nama yang ikut mengambil formulir pada penjaringan PDI Perjuangan, namun untuk dukungan tetap melalui mekanisme partai.

"PDI Perjuangan tetap komit menjalankan penjaringan ini sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan partai. Jadi, setiap kandidat memiliki peluang sama untuk mendapatkan dukungan dari PDI Perjuangan. Namun, karena PDI Perjuangan memiliki 5 kursi di DPRD Pekanbaru, tentu butuh koalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan calon walikota dan wakil walikota di Pilwako nanti," jelasnya.(*/nal)