
PEKANBARU, GORIAU.COM - Terkait realisasi investasi dan penanaman modal yang mencapai Rp7,2 triliun pada triwulan pertama, Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun 'mempertanyakan' dan menginginkan agar instansi terkait melaporkan secara rinci pendapatan tersebut didapat dari sektor mana saja.
"Jangan tiba-tiba ada angka Rp7,2 triliun saja, darimana dan sektor apa saja yang menghasilkan sebanyak itu," kata Gubri saat menghadiri temu ramah Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau dengan sejumlah pelaku usaha, Senin (26/5/2014).
Gubri sangat memberikan aplaus terhadap pencapaian tersebut. Namun dirinya tetap berharap, meski meningkatnya investasi dan penanaman modal di Riau, harus didukung dengan penyerapan tenaga kerja lokal.
"Jangan investasi saja yang tinggi, tenaga kerja lokal juga harus diberdayakan," tambah Gubri dalam pengarahannya.
Bahkan Gubri dengan tegas mengatakan, putra-putri daerah di Riau juga mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar. "Jadi jangan orang luar saja yang didatangkan, masyarakat kita juga banyak yang mampu dan berpotensi," tegasnya.
Selain itu, Gubri juga berharap agar para pelaku usaha bisa memaksimalkan ketersediaan tenaga kerja lokal di Riau. Karena sejauh ini, perusahaan dan pelaku pengusaha masih lemah dalam memberdayakan tenaga kerja lokal.
"Percuma jika investasi di Riau besar, sementara tenaga kerja lokal kita hanya bisa melihat saja, tidak berpartisipasi dalam peningkatakn investasi itu," tukasnya.***