ROKAN HILIR – Gubernur Riau, Abdul Wahid, melakukan kunjungan kerja ke Desa Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (9/5/2025). Kunjungan ini disambut antusias oleh warga dengan pertunjukan seni tradisional dan suguhan kuliner khas pesisir yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.

Setibanya di lokasi, Gubernur diarak dengan pertunjukan seni Tionghoa dan Melayu yang menggambarkan keharmonisan antarbudaya di desa tersebut. Ia mengaku terkesan dengan keramahan warga dan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Sungai Bakau.

"Saya senang sekali datang ke sini. Orangnya ramah dan sambutannya luar biasa. Saya disambut dengan pertunjukan seni dan makanan khas yang enak sekali, sampai kenyang saya dibuatnya," ujar Abdul Wahid.

Ia juga mengungkapkan rasa bangganya atas semangat gotong royong warga yang berhasil membangun jalan secara swadaya. Menurutnya, hal ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat mampu menjadi mitra aktif pemerintah dalam pembangunan.

"Yang membanggakan, pembangunan jalan di desa ini dilakukan dengan swadaya masyarakat. Ini menunjukkan semangat gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan besar dalam pembangunan desa," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur meresmikan penginapan Mess Hai Cu King yang dibangun oleh perantau asal Sungai Bakau. Ia memberikan apresiasi atas kepedulian warga rantau yang tetap terhubung dengan kampung halaman meski tinggal jauh.

"Perantau Sungai Bakau ini pulangnya hanya setahun sekali, tapi tetap peduli dan mau membangun fasilitas seperti penginapan. Ini luar biasa," ungkapnya.

Abdul Wahid menegaskan pentingnya menjaga hubungan emosional dengan kampung halaman sebagai bagian dari identitas budaya dan nilai luhur masyarakat Riau.

"Meski merantau jauh, jangan lupakan tanah kelahiran. Tradisi ingat kampung harus kita jaga agar adat dan budaya tetap hidup di tengah masyarakat," tutupnya. ***