
JAKARTA – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya harus mewaspadai Plymouth Argyle saat bertemu di putaran kelima Piala FA di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu malam. Ia tak ingin The Citizens mengalami kejutan seperti yang dialami Liverpool di turnamen ini.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Guardiola menilai Plymouth Argyle telah membuktikan kualitasnya dengan menyingkirkan dua tim Premier League, Liverpool dan Brentford.
"Ketika Anda mengalahkan tim terbaik di Inggris musim ini dan juga Brentford, itu menunjukkan bahwa Anda bukan tim yang bisa diremehkan," ujar Guardiola.
Plymouth Argyle mengejutkan banyak pihak dengan kemenangan tipis 1-0 atas Liverpool dan Brentford, yang membawa mereka ke putaran kelima.
Guardiola menegaskan bahwa Manchester City harus siap menghadapi gaya permainan agresif yang diterapkan Plymouth Argyle.
"Saya telah melihat beberapa pertandingan mereka. Mereka bertahan dengan agresif, memiliki transisi cepat, dan sangat terorganisir dalam serangan. Kami harus siap menghadapi intensitas mereka," jelasnya.
Menurut Guardiola, menghadapi tim dari divisi bawah sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama karena mereka kerap mengandalkan bola mati sebagai senjata utama.
"Mereka sangat efektif dalam situasi bola mati, baik tendangan bebas maupun sepak pojok. Tim-tim Premier League juga mulai belajar dari itu. Sejak pergantian manajer, mereka semakin solid dan menunjukkan peningkatan performa," tambahnya.
Guardiola menegaskan bahwa kesiapan dan fokus penuh menjadi kunci agar Manchester City dapat melaju ke perempat final.
"Kami harus benar-benar siap. Jika tidak, kami bisa berada dalam masalah. Ini adalah kesempatan besar untuk melangkah ke delapan besar Piala FA, dan kami ingin memanfaatkannya dengan sebaik mungkin," tutupnya. (ant)