PEKANBARU, GORIAU.COM - Ketua Golkar Riau Dr H Indra Muchlis Adnan mengaku sudah menerima surat dari sekretariat dewan (sekwan, red) DPRD Riau terkait nama yang akan diusulkan untuk mengantikan posisi Suparman sebagai ketua DPRD Riau, karena maju di Pilkada Rohul, 9 Desember 2015 mendatang.

Terkait surat sekwan itu, kata Indra, sesuai arahan DPP Golkar, melalui DPD I Golkar Riau, meminta agar sekwan untuk menunda penetapan penganti posisi Suparman sebagai ketua DPRD Riau.

"Kita sudah kirim surat ke sekwan untuk menunda penganti Suparman, sebagai ketua DPRD Riau hingga keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) keluar terkait persoalan internal yang terjadi di tubuh Golkar. Mudah-mudahan minggu depan sudah keluar," kata Indra kepada GoRiau.com, Selasa (20/10/2015) di Pekanbaru.

Mantan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) dua periode ini menambahkan, apabila keputusan MK nantinya memenangkan kubu Agung Laksono, maka yang berhak mengusulkan nama penganti Suparman adalah Golkar Riau di bawah kepemimpinan Indra Mucklis Adnan. Begitu juga sebaliknya, apabila MK memenangkan kubu Aburizal Bakrie, tentu yang mengajukan calon itu dari kubu Andi Rahman.

"Jadi tak ada masalah, kita tunggu saja keputusan MK. Kalau putusan MA, itu masalah PTUN terkait SK Menkumham yang digugat kubu Aburizal Bakrie. Kalau pimpinan Dewan menetapkan penganti posisi Suparman sebagai Ketua DPRD Riau sebelum keluarnya keputusan MK dan MA, tentu cacat hukum," tutup Indra.(***)