
DURI - Kelurahan Balik Alam yang semula bernama Desa Muda sudah ada sejak tahun 1980 silam. Kantornya yang semula berbentuk rumah yang beralamat di Jalan Mawar, bertahap tahun 1995 silam dibangun rumah toko (ruko) berlantai 2. Dan tahun 2016 ini kantor pelayanan masyarakat itu berubah menjadi gedung megah dengan alamat baru di Jalan KH Wahid Hasyim.
Kantor baru Lurah Balik Alam yang dibangun tahun 2015 dari dana APBD Bengkalis ini diresmikan oleh Asisten I Bupati Bengkalis, Umi Kalsum, Rabu (25/5/2016) dengan ditandai penandatanganan batu prasasti, membuka selembayung plang nama kantor, serta melakukan pengguntingan pita di pintu depan kantor baru.
Tampah hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Bengkalis, Fransiska Sinambela, Upika Mandau, Tokoh masyarakat Kelurahan Balik Alam, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Mandau, Kepala UPTD se Kecamatan Mandau, kader posyandu, ketua RT dan RW, serta ratusan masyarakat Balik Alam.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Bupati Bengkalis, Umi Kalsum menyampaikan permintaan maaf Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang tidak dapat memenuhi undangan peresemian gedung baru Kelurahan Balik Alam dikarena beliau harus menghadiri pelantikan Gubernur Riau di Jakarta.
"Tahniah kepada Lurah Balik Alam atas gedung barunya ini. Semoga dengan keberadaan gedung baru ini, seluruh staf kelurahan dapat memberikan pelayanan lebih maksimal lagi kepada masyarakat. Jangan ada lagi masyarakat yang mengeluhkan pelayanan administrasi di gedung baru nan megah ini," kata Umi Kalsum seperti yang dikutip GoRiau.com dalam kata sambutannya.
Sementara itu, Lurah Balik Alam, Fitrianita Eka Putri S Sos juga mengatakan, terwujudnya pembangunan gedung baru kelurahan Balik Alam ini adalah tidak terlepas dari perjuangan sejumlah anggota DPRD Bengkalis yang terdahulu yaitu Hj Mira Roza, Drs Darmizal dan dari tokoh masyarakat H Mahyunir.
"Kelurahan Balik Alam terdiri dari 10 RW dan 35 RT, dengan masyarakat yang heterogen ini masih memiliki semangat kekeluargaan dan kebersamaan. Hal itu terjaga dengan baik selama ini. Harapan kita, dengan keberadaan kantor baru ini, kantor lama juga harus bisa difungsikan untuk hal-hal yang bernilai positif. Seperti kegiatan ekonomi kemasyarakatan," imbuh Fitri dalam kesempatan yang sama.***